Berita Buleleng

Minimalkan Kendala Blank Spot, Dinas Kominfosanti Buleleng Optimalkan Layanan Internet

Minimalkan Kendala Blank Spot, Dinas Kominfosanti Buleleng Optimalkan Layanan Internet

Istimewa / Dinas Kominfosanti Buleleng
Layanan Internet - Layanan Internet - Staf Dinas Kominfosanti saat memeriksa layanan internet yang terpasang di sejumlah UPT dan DTW. Dinas Kominfosanti Buleleng mengoptimalkan layanan internet di lima UPT dan ditargetkan selesai pada awal Maret 2025. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Layanan internet di beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) serta Destinasi Tujuan Wisata (DTW) belum optimal.

Ini karena beberapa titik di Kabupaten Buleleng masih ada yang tergolong blank spot, maupun mengalami gangguan jaringan akibat kerusakan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Infrastruktur dan Layanan SPBE Dinas Kominfosanti Buleleng, Made Kunayanti, Selasa (18/2/2025).

Baca juga: ISTRI Kadek Parwata Ungkap Chat Jelang Penusukan di Denpasar, Ada Ritual Minta Petunjuk Roh Leluhur

Dikatakan dia, tantangan terbesar dalam penyediaan layanan internet, salah satunya karena blank spot di beberapa lokasi. Terutama di daerah terpencil. 

"Selain itu faktor geografis, cuaca ekstrem juga menjadi tantangan dalam pengoperasian layanan internet. Hujan deras disertai angin kencang dapat menyebabkan gangguan jaringan, termasuk putusnya kabel yang membutuhkan waktu perbaikan," ungkapnya, Selasa (18/2/2025).

Baca juga: VIRAL di Media Sosial, 2 Perempuan di Jembrana Jadi Korban, Pelaku Nekat Lakukan Adegan Tak Senonoh

Lanjut Kunayanti, layanan internet di UPT maupun DTW saat ini baru menyasar 70 titik. Terdiri dari 59 UPT dan 11 DTW.

Untuk memperkecil kendala blank spot, pihak Dinas Kominfosanti terus berupaya mengoptimalkan layanan internet pada instansi pelayanan.

Dikatakan saat ini pihaknya sedang berproses menyelesaikan layanan internet di lima titik UPT, yang merupakan lokasi baru.

"Ditargetkan seluruh titik layanan ini dapat selesai pada awal Maret 2025," ujarnya. 


Tak hanya itu, monitoring secara langsung maupun melalui aplikasi Multi Router Traffic Grapher (MRTG) secara intens dilakukan, untuk memastikan koneksi tetap lancar. Apabila ditemukan gangguan layanan, pihaknya segera menghubungi penyedia jaringan untuk melakukan pengecekan dan perbaikan secepatnya. 


Layanan internet ini diharapkan mampu memperlancar pelayanan publik dan administrasi di berbagai UPT, seperti Puskesmas dan unit pendidikan. Sementara di DTW, layanan ini mendukung digitalisasi sistem e-tiketing, yang akan meningkatkan efisiensi dan kenyamanan bagi wisatawan.


"Kami berharap layanan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat serta mendukung transformasi digital di berbagai sektor. Dinas Kominfosanti Buleleng berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan internet agar dapat diakses dengan lebih luas dan stabil," tandasnya. (mer)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved