Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

RUSAK Ornamen depan Pasar Badung & Sempat Viral, Akan Segera Diperbaiki 

Pihaknya mengatakan, perbaikan yang dilakukan saat ini merupakan solusi jangka pendek untuk pemeliharaan agar ornamen kembali tetap terlihat bagus.

Tribun Bali/Putu Supartika
PASAR BADUNG – Pasangan turis berkunjung ke pasar Badung dan berikut tampak depan Pasar Badung Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM - Kerusakan ornamen depan Pasar Badung yang sempat viral beberapa waktu lalu akan diperbaiki, hari ini. Perbaikan ini dilakukan oleh Perumda Pasar Sewakadharma Denpasar.
 
“Perbaikan dilakukan dengan mengganti sementara ornamen yang terbuat dari fiber sebelum dilakukan kajian,” kata Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Sewakadharma Kota Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata, Rabu (19/2).
 
Pihaknya mengatakan, perbaikan yang dilakukan saat ini merupakan solusi jangka pendek untuk pemeliharaan agar ornamen kembali tetap terlihat bagus. Penggantian ornamen masih kembali dengan bahan sebelumnya yakni fiber dengan anggaran Rp 20 juta.

Baca juga: KORBAN Agus Dihabisi dengan Gunting Curian, Polres Gianyar Rekonstruksi Pembunuhan, Pelaku Akui Ini

Baca juga: TANGGAPAN Polda Bali, 12 Security Finns Beach Club Jadi Tersangka oleh Polres Badung Pasca Kelahi


 
Sebab, untuk jangka panjang pihaknya sudah menyiapkan tim untuk melakukan kajian terhadap bahan yang bisa digunakan untuk mengganti bahan fiber. Kompyang Wiranata mengungkapkan, proses perbaikan tersebut tidak terlalu banyak karena hanya mengganti fiber saja.

"Tetapi karena Pasar Badung sudah diserahkan pengelolaan dan asetnya ke kami (Perumda Pasar) maka kami punya tanggung jawab melakukan kajian untuk menggantikan bahan yang sekarang," ungkapnya.
 
Bahan yang digunakan bisa menggunakan batu bata merah. Hal ini juga dari masukan DPRD Kota Denpasar agar bahan dilakukan perbaikan agar lebih awet.
 
"DPRD Kota Denpasar juga memberikan masukan agar diganti. Nah ini kami masih akan lakukan kajian untuk jangka panjangnya," imbuhnya.
 
Ia menambahkan, untuk pasar pihaknya selalu melakukan pemeliharaan dan jika ada kerusakan dilakukan perbaikan. "Kami selalu melakukan pemeliharaan. Jadi, ada tempelan yang rusak kami perbaiki. Proses pemeliharaan sesuai Standard Operating Procedure (SOP) perusahaan selalu kita jalankan," paparnya. (sup) 

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved