bisnis
BAWA 5.423 Penumpang & Kru, Sejarah Baru, 3 Cruise Sandar Bersama di Pelabuhan Benoa
Prestasi di sisi operasi ini menjadi satu di antara momentum bersejarah menuju Pelabuhan Benoa sebagai Home Port Tourism di Indonesia.
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM – Pelabuhan Benoa mencatatkan sejarah penting dengan berhasil menyandarkan 3 unit kapal pesiar secara bersama, Jumat (21/2).
Prestasi di sisi operasi ini menjadi satu di antara momentum bersejarah menuju Pelabuhan Benoa sebagai Home Port Tourism di Indonesia.
Ketiga Kapal pesiar yang berhasil sandar di Pelabuhan Benoa adalah Silver Nova, kapal pesiar mewah dengan panjang 244 meter yang membawa total 1.185 penumpang dan kru, Queen Elizabeth yang memiliki panjang 293 meter dan membawa 2.927 penumpang dan kru, serta Viking Sky dengan panjang 228 meter yang membawa 1.311 penumpang dan kru.
Ketiga kapal pesiar tersebut tiba bersamaan di Pelabuhan Benoa dengan membawa kurang lebih 5.423 penumpang dan kru.
Baca juga: AMANKAN Ratusan WNA di Bali dan Malut, Ditjen Imigrasi Ungkap Hasil Operasi Gabungan Wira Waspada
Baca juga: 9 KEPALA Daerah Kader PDIP Tunda Ikuti Retret di Malang, Koster Tunggu Instruksi, Ini Kata Megawati!
“Hari ini (kemarin) adalah momentum bersejarah bagi Pelabuhan Benoa. Ketiga kapal pesiar yang sandar bersamaan ini menunjukkan bahwa Pelabuhan Benoa semakin menjadi destinasi utama kapal pesiar internasional dan berpotensi menjadi home port untuk kegiatan kapal pesiar di masa mendatang,” ujar Plh Executive Director 3 Pelindo, Johannes Wahyu, Jumat (21/2).
Pihaknya pun optimistis bahwa ke depan Pelabuhan Benoa semakin berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap industri pariwisata Indonesia, khususnya Bali. Menurutnya, kehadiran 3 kapal pesiar tersebut membawa dampak positif bagi perekonomian lokal dan sektor pariwisata Bali, dengan ribuan penumpang dan kru yang turut serta dalam kegiatan ini.
Pengunjung dari kapal pesiar ini berkesempatan menikmati keindahan Bali serta berbelanja dan menikmati kuliner khas Bali. Hal tersebut bisa dipastikan meningkatkan daya tarik pariwisata Bali.
Johannes Wahyu menambahkan, saat ini Pelabuhan Benoa memiliki dermaga timur sepanjang 500 meter. Ke depan dermaga khusus cruise akan dikembangkan hingga sepanjang 1.100 meter. Dengan panjang dermaga tersebut, maka Pelabuhan Benoa mampu menerima 4 cruise sandar bersama.
Sebelumnya Pelindo Regional 3 mencatatkan 134 Cruise Call (daftar cruise yang akan sandar) pada tahun 2024. Sedangkan proyeksi pada tahun 2025 akan ada 149 Cruise Call. Di tahun 2024 lalu, Pelabuhan Benoa mencatatkan 56 kunjungan kapal cruise.
Ke depan Pelindo memproyeksi Pelabuhan Benoa melalui BMTH akan menjadi Home Port Tourism. Dengan keberhasilan ini, Pelabuhan Benoa semakin menegaskan posisinya sebagai pelabuhan utama bagi kapal pesiar internasional. Menurutnya Pelabuhan Benoa siap menyambut lebih banyak kedatangan kapal pesiar di masa mendatang. (zae)
| SINYAL Positif Kebangkitan Industri Bahan Bangunan, Home Deco Expo Bali pada 20-23 Mei 2026 |
|
|---|
| Beras Lokal Belum Maksimal Terserap di FSJ |
|
|---|
| QRIS Wondr by BNI Kini Bisa Dipakai di China |
|
|---|
| HARGA Eceran Tertinggi Minyakita Segera Naik! HET Berubah dalam Waktu Dekat, Ini Kata Kemendag |
|
|---|
| Stabilitas Industri Jasa Keuangan di Bali Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Simak Penjelasannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ehbrjnrtmktuy6l.jpg)