Ramadan 2025

Sasar Barang Terlarang, Polres Gianyar Patroli Dan Razia Tengah Malam

Razia 21 digelar di Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Banjar Siut, Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar. 

istimewa
Patroli: Polres Gianyar, Bali melaksanakan kegiatan patroli dan razia dalam rangka Operasi Cipta Kondisi (Ops Cipkon) Agung Tahun 2025. Kegiatan ini rutin digelar, Senin 10 Maret 2025. Sasar Barang Terlarang, Polres Gianyar Patroli Dan Razia Tengah Malam 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Polres Gianyar melaksanakan kegiatan patroli dan razia dalam rangka Operasi Cipta Kondisi (Ops Cipkon) Agung Tahun 2025. 

Kegiatan ini rutin digelar, Senin 10 Maret 2025 dari pukul 24.30 hingga 02.30 Wita di wilayah hukum Polres Gianyar

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin oleh Kasubagdalops, AKP Nyoman Kicen Artha. 

AKP Nyoman Kicen Artha, mengatakan patroli dilaksanakan oleh 20 personel, dengan menyusuri sejumlah titik strategis, termasuk Jalan Raya Ngurah Rai, Jalan Kesatrian Gianyar, dan Jalan Pantai Lebih. 

Baca juga: Marak Postingan Jalan Rawan, Polisi di Gianyar Tingkatkan Patroli Malam Hari

Dalam patroli tersebut, personel juga melakukan sambang ke Balai Banjar Lebih Duur Kaja dan memberikan imbauan pada para pemuda yang sedang membuat ogoh-ogoh.

Razia 21 digelar di Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Banjar Siut, Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar

Razia meliputi pemeriksaan kendaraan, bagasi, dan barang bawaan pada kendaraan roda dua dan roda empat. 

Hasilnya, tidak ditemukan barang-barang terlarang atau target operasi yang menjadi sasaran Ops Cipkon Agung Tahun 2025.

Kapolres Gianyar, AKBP Umar, menyatakan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. 

"Kami mengapresiasi kinerja seluruh personel yang terlibat dalam patroli dan razia ini. Semua kegiatan berjalan lancar dan kondusif," ujar AKBP Umar.

AKBP Umar juga mengimbau pada masyarakat, terutama yang sedang membuat ogoh-ogoh, supaya menghindari kegiatan minum-minuman keras, supaya mereka bisa menjadi penjaga keamanan di wilayahnya saat malam hari. 

Dan, ketika ditemukan ada hal yang mencurigakan, supaya dilaporkan ke polisi terdekat, agar segera bisa ditindaklanjuti.

"Dengan adanya kegiatan pembuatan ogoh-ogoh di banjar saat malam hari, tentu akan memberikan dampak positif pada keamanan lingkungan, karena para pemuda ini selain membuat ogoh-ogoh, juga mengawasi situasi banjar. Namun kami imbau agar tidak minum-minuman keras yang dapat berakibat sebaliknya," ujarnya. (*)

Kumpulan Artikel Gianyar

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved