Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Seputar Bali

Waspada Cuaca Buruk, Warga Gilimanuk Tewas Tewas Ditempat, Tersambar Petir Saat Memancing

Warga di Bali sangat disarankan untuk waspada jika bepergian di luar ruangan usai salah satu warga asal Gilimanuk meninggal tersambar petir

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
EVAKUASI - Proses evakuasi korban dari Puskesmas Gilimanuk menuju rumah duka di Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Jembrana, Kamis 27 Maret 2025. Waspada Cuaca Buruk, Warga Gilimanuk Tewas Tewas Ditempat, Tersambar Petir Saat Memancing 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Warga di Bali sangat disarankan untuk waspada jika bepergian di luar ruangan usai salah satu warga asal Gilimanuk meninggal tersambar petir saat memancing.

Kejadian tersambar petir tersebut terjadi di pesisir pantai wilayah setempat pada Kamis 27 Maret 2025 siang.

Korban yang saat itu bersama istrinya tersebut disambar petir saat berada di pesisir laut.

Korban lantas dievakuasi dan pihak keluarga korban tewas tersambar petir pun histeris saat berada di Puskesmas Gilimanuk.

Baca juga: Jelang Hari Raya Nyepi, Polres Klungkung Bongkar Jaringan Narkoba di Nusa Penida, Ancaman Hukum Mati

Kronologi Kejadian

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut disebutkan terjadi sekitar pukul 12.00 WITA.

Awalnya, korban Suprianto bersama istrinya Rere berangkat memancing menggunakan sampan dayung milik pamannya.

Mereka kemudian hendak memancing dengan pancing senar gulung di sekitar perairan Pantai sebelah selatan Monumen Lintas Laut.

Namun saat itu, cuaca gerimis serta terdengar suara petir di sekitar lokasi, korban justru tersambar petir.

Korban seketika jatuh tak sadarkan diri karena mengalami luka bakar parah dari leher hingga paha.

Baca juga: Jelang Nyepi 2025, Arus Mudik di Pelabuhan Benoa Alami Penurunan: Tidak Terlalu Signifikan

ilustrasi penemuan mayat
ilustrasi penemuan mayat (tribun bali/dwisuputra)

Baca juga: Komang Gede Agus Susana Jabat Sekretaris DPRD Klungkung

Informasi tersebut kemudian diketahui oleh pihak kepolisian untuk langsung mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi.

Korban dibawa ke Puskesmas Gilimanuk untuk diberikan penanganan medis.

Sayangnya, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter jaga setempat, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka bakar yang dideritanya.

Sementara itu, istri korban masih mengalami shock berat akibat kejadian tersebut.

Pihak keluarga difasilitasi Puskesmas telah membawa jenazah ke rumah duka di Lingkungan Penginuman untuk disemayamkan sebelum dimakamkan pada hari yang sama.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved