Berita Buleleng
ATAP Jebol! Sering Bocor Saat Hujan, Kondisi Plafon Kelas SDN 1 Sumberkima Buleleng Memprihatinkan
Plt Kepala SDN 1 Sumberkima, Putu Eriawati mengatakan, kerusakan di SDN 1 Sumberkima sudah terjadi sejak lama.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Kondisi bangunan sekolah di SDN 1 Sumberkima terbilang memperihatinkan. Kendati fisik bangunan terbilang cukup layak dimanfaatkan, namun siswa kerap dihantui atap roboh sewaktu-waktu.
Untuk diketahui, beberapa kelas di sekolah yang berlokasi di Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, Buleleng ini plafonnya sudah jebol. Otomatis saat hujan tiba, ruang kelas akan terendam air.
Plt Kepala SDN 1 Sumberkima, Putu Eriawati mengatakan, kerusakan di SDN 1 Sumberkima sudah terjadi sejak lama.
Namun hanya kerusakan kecil. Hingga sembilan bulan terakhir, kondisi kerusakan kian parah. "Banyak atap yang jebol. Sehingga saat hujan tiba, anak-anak tidak bisa belajar karena air masuk," katanya, Jumat (4/4).
Eriawati menjelaskan, SDN 1 Sumberkima memiliki kelas pararel, dengan jumlah siswa sebanyak 326 orang.
Karena kondisi kerusakan ruang kelas yang terjadi, saat ini siswa kelas 6a terpaksa belajar di perpustakaan. Sebab pihaknya khawatir kondisi atap yang tidak menimpa siswa.
Baca juga: NASIB Putu Panji Dimasukkan SSB Biar Tak Main Hp, Kini Jadi Salah Satu Bek Andalan di Timnas U-17
Baca juga: MAHAYASTRA Respon Keluhan Warga & Janji Segera Perbaiki, Adnyana Berharap Perbaiki Jalan Rusak
"Kerusakan kelas ini juga dikarenakan faktor usia bangunan. Sejatinya empat tahun lalu sudah sempat ada perbaikan atap melalui APBD. Namun saat ini kondisinya kembali rusak. Mengenai kondisi ini, kami sudah mengajukan perbaikan lagi melalui Dapodik," ucapnya.
Kerusakan bangunan SDN 1 Sumberkima ini mendapat perhatian l Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya. Belum lama ini, Ngurah Arya mengunjungi sekolah tersebut, untuk melihat langsung kerusakan yang dialami.
Menurut Ngurah Arya, hampir seluruh kelas di SDN 1 Sumberkima rusak pada bagian atap dan plafon. Kerusakannya diperkirakan mencapai 60 persen. Tentu Ngurah Arya tak menampik jika kerusakan mempengaruhi proses belajar mengajar di SDN 1 Sumberkima.
Pria yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Buleleng ini menambahkan, SDN 1 Sumberkima sejatinya sudah sempat mendapat perbaikan pada empat tahun lalu. Namun menurutnya kualitas pengerjaannya sangat buruk.
"Perbaikan sudah sempat dianggarkan dari DAU dan DAK. Namun kualitas pengerjannya sangat buruk, sehingga cepat rusak," imbuhnya. (mer)
Dorong Pemkab
Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya mengaku akan mendorong Pemkab Buleleng untuk benar-benar fokus pada infrastruktur sekolah, baik SD maupun SMP.
Kendati efisensi anggaran dari pusat terjadi hingga sebesar Rp 25 miliar, ia berharap pemerintah dapat melakukan perbaikan infrastruktur sekolah melalui alokasi pajak pariwisata.
"Pemerintah Kabupaten Buleleng dibawah kepemimpinan I Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna harus menjadikan infrastruktur pendidikan sebagai prioritas utama. Sebab pendidikan tidak hanya tentang seragam. Infrastruktur sekolah yang layak dan nyaman untuk belajar juga sangat penting," tandasnya. (mer)
| Banpol Buleleng Naik Jadi Rp4,1 Miliar, Partai Wajib Gunakan 60 Persen untuk Pendidikan Politik |
|
|---|
| Wabup Buleleng Minta Maaf, Jalan Rusak di Tegallinggah Bali Belum Bisa Diperbaiki Tahun 2026 |
|
|---|
| Prabowo Salurkan Sapi Kurban Jumbo ke Buleleng, Jadi yang Terbesar di Bali |
|
|---|
| Empat Atlet Rugby Buleleng Antar Bali Chilis Juara Internasional |
|
|---|
| Dalam Seminggu, 25 Babi di Buleleng Mati Akibat Virus ASF, Kebanyakan Milik Peternak Rumahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Ketua-DPRD-Buleleng-Ketut-Ngurah-Arya-saat-mengunjungi-SDN-1-Sumberkima-88.jpg)