Berita Buleleng

KURANG HATI-HATI! 2 Orang Tewas di Buleleng Bali, Kecelakaan Renggut Nyawa Gusti Made dan Kadek

KURANG HATI-HATI! 2 Orang Tewas di Buleleng Bali, Kecelakaan Renggut Nyawa Gusti Made dan Kadek

istimewa
Olah TKP - Polisi saat melakukan olah TKP pasca peristiwa kecelakaan NMax dengan mobil isuzu, Senin (7/4/2025). Peristiwa itu mengakibatkan pengendara NMax meninggal dunia. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Nyawa dua warga Bali melayang akibat kecelakaan di Buleleng.

Peristiwa kecelakaan memilukan terjadi di wilayah Buleleng beberapa hari berturut-turut.

Terbaru, kecelakaan merenggut nyawa pengendara sepeda motor Yamaha NMax bernama Gusti Made Edi Armaya.

Insiden kecelakaan yang menimpa Gusti Made itu terjadi di ruas jalan Singaraja - Gerokgak, Buleleng, pada hari Senin (7/4/2025) sekitar pukul 09.00 wita.

Baca juga: ADA APA? FBI Turun Tangan Kasus Kecelakaan Kadek Melly, Jenazah Tak Boleh Dijenguk Siapapun

Lokasi kecelakaan tepatnya di jalan Ponogoro, Kelurahan/Kecamatan Seririt, Buleleng

Dijelaskan Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika, kecelakaan itu melibatkan pengendara sepeda motor Yamaha NMax DK 2113 FAM yang dikemudikan Gusti Made Edi Armaya, dengan mobil Isuzu DK 7978 UA yang dikemudikan Gede Maya. 

Lanjut AKP Diatmika, kecelakaan bermula saat motor Yamaha NMax datang dari arah Gerokgak (barat) menuju arah timur (Singaraja).

Namun setibanya di TKP kecelakaan, terdapat mobil Isuzu yang datang dari arah selatan, dan berbelok ke arah timur. 

"Karena jarak yang terlalu dekat, pengendara sepeda motor tidak dapat menghindar. Sehingga terjadi peristiwa kecelakaan," ucapnya.

Baca juga: JELANG DIHABISI di Gianyar, Pelaku Tanya Perselingkuhan Agus dengan Sang Istri, Ini Jawabannya!

Benturan keras akibat kecelakaan itu mengakibatkan Gusti Made mengalami luka serius.

Sesaat setelah kecelakaan, pemuda 24 tahun asal Banjar Dinas Dajan Rurung, Desa Banjar Asem, Buleleng itu sempat dilarikan ke rumah sakit.

Sayang akibat luka serius tersebut Gusti Made tidak dapat diselamatkan. 

"Pasca peristiwa kecelakaan, yang bersangkutan sempat dilarikan ke RS Santi Graha.

Namun ia meninggal dunia dalam perawatan. Sedangkan pengendara Isuzu kondisinya baik-baik saja," tandas dia.

Sehari sebelumnya pada Minggu (6/4/2025) sekitar pukul 03.00 wita, terjadi pula kecelakaan yang merenggut nyawa.

Insiden kecelakaan adu jangkrik terjadi di wilayah Buleleng, akibatnya satu orang meninggal.

Peristiwa kecelakaan terjadi di ruas jalan Singaraja - Seririt pada 

Insiden kecelakaan itu masuk wilayah Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng

Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin membenarkan kecelakaan di ruas jalan Singaraja - Seririt.

Dijelaskannya, insiden itu berawal saat pengendara motor Honda Beat DK 5907 UN bernama Kadek Bayu Dwi (25), datang dari arah timur (Singaraja) menuju barat (Seririt). 

"Setibanya di lokasi kecelakaan, pengendara motor Honda Beat bermaksud mendahului truk di depannya dengan mengambil haluan ke kanan.

Namun pada saat bersamaan ada sepeda motor Honda GL yang dikendarai Ricky Rahman Hamid Efendi yang datang dari arah berlawanan. Sehingga terjadi peristiwa kecelakaan," ungkapnya. 

Akibat kecelakaan tersebut terjadi benturan keras antara kedua sepeda motor.

Kedua pengendara sepeda motor pun mengalami luka serius.

Keduanya pengendara motor sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.

Sayangnya nyawa Kadek Bayu tidak bisa diselamatkan pasca kecelakaan.

"Akibat kecelakaan itu, mulut dan hidung Kadek Bayu keluar darah, mengalami luka robek pada siku tangan kiri, memar pelipis kanan, dan memar pada leher.

Dia sempat dirawat di RS Tangguwisia. Namun akhirnya dinyatakan meninggal oleh tim medis," ungkap Kasat Lantas Polres Buleleng.

Sementara Ricky, imbuh AKP Bachtiar, mengalami luka robek pada pelipis kiri, luka robek punggung kaki kiri, patah tulang pada punggung kaki kiri, dan merasa sakit pada area punggung.

"Yang bersangkutan masih sadar pasca peristiwa kecelakaan itu dan sempat menjalani perawatan di RS Tangguwisia.

Namun akhirnya pihak medis merujuk yang bersangkutan ke RS Parama Sidhi Buleleng untuk perawatan lebih lanjut," tandasnya.

Sementara itu, kecelakaan yang terjadi di wilayah Gerokgak Buleleng melibatkan dua sepeda motor.

Keduanya kini harus menjalani perawatan medis akibat mengalami luka serius pasca kecelakaan.

Informasi yang dihimpun, peristiwa kecelakaan terjadi pada hari Rabu (2/4/2025) sekitar pukul 12.00 wita.

Kecelakaan terjadi di ruas jalan Singaraja - Gilimanuk Kilometer 58.950, tepatnya di Wilayah Banjar Dinas Pengumbahan, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Dikatakan dia, kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Honda Vario DK 3843 ZL dengan sepeda motor Yamaha NMax DK 5602 VH. 

"Identitas pengendara motor Vario yakni Putu Eka Mahardika (19) asal Banjar Dinas Banjar Palungan Batu, Desa Batu agung, Kecamatan/Kabupaten Jembrana

Sedangkan pengendara sepeda motor NMax yakni Ketut Sudarsana asal Banjar Dinas Mandarsari, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, Buleleng," sebutnya dikonfirmasi Kamis (3/4/2025). 

Lanjut AKP Diatmika, peristiwa kecelakaan berawal saat Eka mengendarai sepeda motornya dari arah barat (Jembrana) menuju timur (arah Singaraja).

Setibanya di wilayah Desa Pemuteran, dari arah berlawanan sepeda motor NMax yang dikendarai Sudarsana tiba-tiba mengambil haluan terlalu ke kanan atau jalur yang digunakan Eka. 

"Pengendara sepeda motor NMax tidak dapat mengendalikan sepeda motornya, sehingga oleng ke kanan (mengambil haluan lawan).

Pada saat bersamaan datang sepeda motor Vario dari arah berlawanan, sehingga terjadi kecelakaan depan lawan kiri," ungkapnya. 

Kerasnya benturan akibat kecelakaan dua sepeda motor itu mengakibatkan kedua pengendara mengalami luka serius. 

Warga sekitar yang mengetahui adanya kecelakaan segera menolong korban dan membawa ke Puskesmas Gerokgak II. 

Kata AKP Diatmika, pasca kecelakaan itu Sudarsana tak sadarkan diri.

Ia mengalami patah paha kaki kiri dan luka terbuka di kepala belakang.

Sedangkan Eka, mengalami patah pada tangan kanan, dan patah pada kaki kiri.

"Kedua pengendara sempat dilarikan ke Puskesmas Gerokgak II. Namun kemudian dirujuk ke RSUD Buleleng, untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut," tandas Diatmika. (mer)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved