Berita Klungkung

Bikin Bukit Compang-camping, Pengerukan di Desa Gunaksa Klungkung Kembali Dikeluhkan Warga

Aktivitas pengerukan bukit di wilayah Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung kembali dikeluhkan warga. 

Istimewa
PENGERUKAN - Kondisi bukit compang-camping akibat aktivitas pengerukan di Desa Gunaksa, Klungkung, Senin (14/2/2025). 

Bikin Bukit Compang-camping, Pengerukan di Desa Gunaksa Klungkung Kembali Dikeluhkan Warga

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Aktivitas pengerukan bukit di wilayah Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung kembali dikeluhkan warga

Mereka mempertanyakan, mengapa aktivitas pengerukan tetap berlanjut dan membuat kondisi bukti compang-camping.

Padahal proyek pematangan lahan di proyek PKB (Pusat Kebudayaan Bali) telah rampung.

Pengerukan bukit yang dipertanyakan warga itu berlokasi di wilayah Dusun Buayang, Desa Gunaksa.

Baca juga: Maksimalkan CSR di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemkab Klungkung Tambal Jalan Rusak, Memanfaatkan CSR

Dari kejauhan, terlihat jelas bukit yang telah rusak karena aktivitas pengerukan.

"Lihat saja bukit dikeruk seperti itu, jadi rusak. Hampir setengahnya bukit itu dikeruk," ujar seorang warga yang identitasnya enggan dimediakan.

Ia juga mempertanyakan, mengapa dibiarkan bukit yang hijau dirusak seperti itu.

Padahal pematangan lahan di proyek PKB sudah rampung. 

Baca juga: Pemkab Klungkung Tambal Jalan Rusak di Banjarangkan, Maksimalkan CSR di Tengah Efisiensi Anggaran

"Dulu banyak pengerukan bukit, katanya untuk kepentingan tanah urug PKB (pematangan lahan PKB). Tapi PKB sudah rampung, kenapa masih ada bukit dikeruk," ungkapnya.

Warga sekitar yang ditanyai terkait aktivitas pengerukan itu juga enggan memberikan komentar.

Namun masih ada alat berat di lokasi pengerukan, yang mengindikasikan aktivitas pengerukan masih berlangsung.

Baca juga: Pemkab Klungkung Mulai Ukur Jalan Menuju Broken Beach-Anggel Bilabong

Kepala Desa Gunaksa I Wayan Sadiarna mengungkapkan, tidak mengetahui pasti apakah pengerukan itu kembali beroperasi.

"Saya tidak mengetahui secara pasti. Kalau dulu memang beroperasi, kalau sekarang kurang tau," ungkap Sadiarna, Senin (14/4/2025).

Sementara Kasat Pol PP dan Damkar Klungkung Dewa Putu Suarbawa mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi pengerukan tersebut.

Baca juga: 2 PENGUNGSI Banjar Sental Kangin Nusa Penida Enggan Pindah Sekolah ke Banjarangkan Klungkung

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved