Berita Klungkung
Armada Damkar Nusa Penida Bali Rusak, Tahun Ini Tanpa Pengadaan
meskipun saat ini kekurangan armada pemadam kebakaran khususnya di Nusa Penida, pengadaan baru bisa dilakukan tahun 2026 mendatang.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Satu-satunya mobil armada pemadam kebakaran di Kecamatan Nusa Penida, Bali, mengalami kerusakan.
Padahal Satpol PP dan Damkar Klungkung, untuk tahun ini tidak ada pengadaan unit baru armada pemadam kebakaran.
"Untuk anggaran tahun ini tidak ada (pengadaan armada Damkar)," ujar Kasatpol PP dan Damkar Klungkung, Dewa Putu Suarbawa, Minggu 27 April 2025.
Ia mengatakan, meskipun saat ini kekurangan armada pemadam kebakaran khususnya di Nusa Penida, pengadaan baru bisa dilakukan tahun 2026 mendatang.
Baca juga: Dinas Damkar Denpasar Tambah 2 Mobil Rescue di Tahun 2025 dan Bangun Pos di Serangan Bali
Saat ini, Satpol PP dan Damkar Klungkung masih menyusun usulan.
Dari usulan yang telah disusun, total anggaran yang akan diusulkan mencapai sekitar Rp 2,6 miliar.
Terdiri dari pengadaan 1 unit mobil truk pemadam kebakaran berkapasitas 3.500 liter, ditambah lapisan anti karat senilai Rp 2,1 miliar.
Lalu ada pengadaan 4 unit pompa portable senilai Rp 240 juta, pengadaan 2 unit fire motor roda tiga senilai Rp 300 juta, dan pengadaan 12 unit tabung APAR senilai Rp 32 juta lebih.
"Usulannya tahun ini ke BKK (bantuan keuangan khusus) Provinsi Bali untuk pengadaan tahun 2026," jelas Dewa Suarbawa.
Mobil baru yang diusulkan, rencananya akan ditempatkan di Nusa Penida.
Sengaja diusulkan dengan lapisan anti karat, karena selama ini armada Damkar diparkir di Kantor Camat Nusa Penida. Lokasinya yang berlokasi dekat dengan laut, membuat armada Damkar sebelumnya sangat mudah berkarat dan rusak.
Sementara karena kerusakan mobil pemadam kebakaran di Nusa Penida, untuk sementara, penanganan kebakaran di kawasan kepulauan tersebut menggunakan satu unit mobil tangki berkapasitas 4.000 liter, dengan dua unit mesin portabel.
Mesin portabel tersebut dipasang langsung pada mobil tangki dan berfungsi menyedot air dari tangki untuk disemprotkan ke titik api.
"Mesin portabel ini gampang dijinjing dan memiliki jangkauan semprot hingga 10 meter," jelasnya.
Dua unit mesin portabel tersebut merupakan bantuan dari BPBD Provinsi Bali yang diterima pada Oktober 2024 lalu.
Sementara itu, armada Damkar yang mengalami kerusakan sudah ditarik ke Klungkung daratan untuk diperbaiki.
"Mesin mobilnya masih hidup, tapi tidak bisa menyemprot air," ungkap Suwarbawa. (mit)
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Armada-Damkar-Nusa-Penida-Bali-Rusak-Tahun-Ini-Tanpa-Pengadaan.jpg)