Kecelakaan di Jembrana
Diduga Mengantuk, Mobil Hantam Truk di Jembrana Bali, Terpental Lalu Terguling dan Jatuh ke Hutan
sopir mobil hitam tersebut diduga mengantuk dan bergerak ke kanan hingga tak menguasai kendaraannya.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Satu unit mobil hitam terguling lalu terjun ke hutan wilayah Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali, Minggu 1 Juni 2025 kemarin. Adalah mobil yang sebelumnya menabrak bagian depan truk dari arah berlawanan karena sopirnya diduga mengantuk.
Tak ada korban dalam peristiwa yang terjadi di jalur tengkorak tersebut. Hanya saja, mobil hitam ringsek karena terjun ke hutan cekik.
Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk tepatnya pada kilometer 118-119 wilayah Banjar Klatakan, Desa/Kecamatan Melaya.
Bermula dari truk Fuso DK 8547 GM yang dikemudikan Nur Hakim (46) asal Candikusuma, Melaya bergerak dari arah barat ke timur atau arah Gilimanuk menuju Denpasar.
Baca juga: Kecelakaan di Bali Sepekan: 6 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tabanan, Ambulans VS Truk
Sementara mobil hitam nomor polisi B 2504 UFT bergerak dari arah berlawanan (Denpasar menuju Gilimanuk).
Setibanya di TKP, sopir mobil hitam tersebut diduga mengantuk dan bergerak ke kanan hingga tak menguasai kendaraannya.
Karena itu, mobil hitam lantas menabrak bagian depan kanan truk Fuso tersebut hingga terpental jatuh ke jurang sisi kiri jalan dari arah timur.
Pasca kejadian, mobil hitam dalam posisi terbaik di semak-semak. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Pengemudi truk dalam keadaan sehat, sementara pengemudi mobil hitam alami sakit di bagian pinggang dan kendaraannya ringsek.
Selain itu, ada sejumlah penumpang mobil yang mengalami luka ringan dan telah dilarikan ke faskes terdekat untuk memperoleh penanganan medis.
"Sopir mobil diduga mengantuk, lalu menabrak dan terpental hingga jatuh ke hutan sisi jalan nasional," ungkap Kapolsek Melaya, AKP I Ketut Sukadana saat dikonfirmasi, Senin 2 Juni 2025.
Dia melanjutkan, pihaknya telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian lakalantas tersebut. Selanjutnya, peristiwa tersebut ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Jembrana.
Dia mengimbau agar masyarakat terutama pengendara di jalur nasional untuk tetap waspada dan hati-hati.
Jika merasa lelah bahkan mengantuk agar beristirahat sejenak untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan yang bisa saja merugikan diri sendiri dan juga orang lain.
"Sudah ditangani Satlantas Polres Jembrana," tandasnya.
Kumpulan Artikel Jembrana
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.