Penembakan di Badung
Penembakan di Munggu Bali, Vila Diduga Tidak Memiliki Izin, Perbekel: Tidak Ada Melaporkan ke Desa
Perbekel Desa Munggu Bali Menduga, TKP Penembakan Dua WNA Australia Merupakan Villa Bodong
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Vila yang menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP) penembakan Warga Negara Asing (WNA) di Desa Munggu, Mengwi, Badung, Bali, diduga tidak memiliki izin.
Pasalnya vila tersebut tidak terdata di pemerintah desa setempat.
Bahkan saat proses pembangunan juga tidak ada melaporkan ke desa.
Hal itu pun dikatakan Perbekel Desa Munggu, Ketut Darta, saat dikonfirmasi Minggu 15 Juni 2025.
Baca juga: Penembakan di Munggu Bali, Pihak Desa Akui Sering Lakukan Patroli, Perbekel: Mungkin Direncanakan
Disebutkan saat dilakukan pengecekan ke stafnya, vila tersebut ternyata tidak ada datanya di desa.
Selain tidak ada datanya, sudah dipastikan pihak vila juga tidak melaporkan wisatawan yang menginap di sana.
"Sebenarnya semua tempat akomodasi kita data. Yang vila ini tidak ada melaporkan ke desa," ujarnya.
Pihaknya pun sangat menyayangkan, sehingga susah dilakukan pemantauan oleh aparat desa.
Hanya saja untuk akomodasi yang lain, sebutnya sudah didata dan rutin diberikan pengamanan dengan patroli linmas, dan pengelola desa wisata.
"Jadi kita terus berharap agar semua akomodasi bekerja sama dengan pemerintah desa. Termasuk kami mewajibkan mereka memasang CCTV," ucapnya.
Di sisi lain, Kapolres Badung, AKBP M. Arif Batubara, belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait kasus penembakan itu.
Ia mengaku pihaknya dan Polda Bali masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Kami masih dalam proses lidik, mohon bersabar. Agar saya tidak salah memberikan statment," ucapnya.
Seperti diketahui, dua WNA asal Australia menjadi korban penembakan senjata api di sebuah vila, Desa Munggu, Mengwi, Badung, Bali, pada Sabtu 13 Juni 2025 kemarin.
Satu korban dilaporkan meninggal dunia di tempat, sementara satu lainnya mengalami luka tembak serius dan saat ini masih kritis.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.