Berita Buleleng
SELAMAT JALAN Nyoman dan Ketut, Kecelakaan Tragis di Buleleng Telan 2 Nyawa
SELAMAT JALAN Nyoman dan Ketut, Kecelakaan Tragis di Buleleng Telan 2 Nyawa
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Insiden kecelakaan tragis hingga menyebabkan 2 nyawa melayang terjadi di wilayah Buleleng.
Dua orang yang menjadi korban kecelakaan itu, satu orang meninggal di tempat sementara satu lainnya meninggal setelah mendapatkan perawatan intensif.
Peristiwa kecelakaan pertama melibatkan truk molen yang mengalami rem blong.
Ketika mengalami rem blong, truk itu menabrak patung Ganesha yang berada di pertigaan jalan Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.
Baca juga: NGERI! Kecelakaan di Buleleng, Mobil Tiba-tiba Sapu 2 Motor dari Arah Berlawanan, Kadek Tewas
Nahas pada kecelakaan itu satu pengendara sepeda motor ikut tertabrak hingga meninggal dunia.
Diketahui korban meninggal pada kecelakaan itu atas nama Nyoman Budiasa, yang merupakan Linmas di wilayah Kubutambahan, Buleleng.
Peristiwa kecelakaan tragis itu terjadi pada Minggu (29/6/2025) sekitar pukul 18.35 wita.
Lokasi kecelakaan tepatnya berada di ruas jalan Singaraja - Kintamani, tepatnya di wilayah Banjar Dinas Pasek, Desa/Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.
Baca juga: SELAMAT JALAN Kadek Alan, Nyawa Melayang di Jalanan Sukasada Buleleng, Kecelakaan Tragis Dini Hari
Informasi yang dihimpun, truk molen Aruna Jaya yang mengalami rem blong itu datang dari arah selatan (Kintamani) menuju Utara (Singaraja).
Setibanya di wilayah Banjar Dinas Pasek, truk mengalami mengalami rem blong hingga melaju kencang dan menabrak patung Ganesha.
Sejumlah warganet membagikan video kecelakaan truk tersebut melalui media sosialnya.
Akibat kecelakaan truk itu tampak patung Ganesha milik Desa Adat Kubutambahan rata dengan tanah.
Bagian depan truk molen berwarna hijau-putih itu juga hancur pasca kecelakaan.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz saat dikonfirmasi mengungkapkan, pasca menerima laporan peristiwa kecelakaan SPKT Polsek Kubutambahan dipimpin pawas Ipda Gede Sugiana segera mendatangi lokasi.
Ia juga menyebut kecelakaan ini mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor tewas.
"Peristiwa itu mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor bernama Nyoman Budiasa meninggal dunia. Yang bersangkutan diketahui merupakan anggota Linmas Kubutamabahan," ucapnya.
Tak hanya itu satu sepeda motor juga hancur akibat terlindas truk.
Sedangkan kondisi sopir dan kernet truk, Iptu Yohana mengatakan jika keduanya mengalami luka.
"Sopir dan kernet mengalami luka. Mengenai peristiwa kecelakaaan ini masih dalam penanganan Unit Lantas Polsek Kubutambahan," kata dia.
Sementara itu kecelakaan lainnya yang terjadi di wilayah Buleleng menyebabkan Ketut Tri Kusmawan meninggal dunia.
Pria asal Banjar Dinas Babakan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng ini mengalami kecelakaan adu jangkrik.
Nahas pria 31 tahun itu menjadi korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
Peristiwa kecelakaan yang dialami Tri Kusmawan terjadi di ruas jalan Singaraja - Kintamani kilometer 15.000, tepatnya di wilayah Banjar Dinas Kanginan, Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.
Salah satu warganet dengan akun Geloha Geloha membagikan video pasca kecelakaan di wilayah Buleleng itu pada media sosial Facebook.
Terlihat korban terkapar tak bergerak setelah mengalami kecelakaan itu.
Sedangkan pengendara motor lainnya yang terlibat kecelakaan, juga sama-sama terkapar namun masih sadar.
Pada rekaman berdurasi 1 menit 13 detik itu, pemilik akun menginformasikan yang terlibat kecelakaan berasal dari Desa Depeha dan Desa Sambangan, Buleleng.
Terlihat pula sejumlah masyarakat mengerumuni lokasi kecelakaan, anggota Satlantas Polres Buleleng juga terlihat mengamankan ruas jalan sekitar.
Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan peristiwa kecelakaan itu.
Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan diantaranya sepeda motor Honda DK 3028 UB yang dikendarai Ketut Tri Kusmawan (31) asal Desa Sambangan.
Serta sepeda motor Yamaha Jupiter MX DK 6150 UA, yang dikendarai I Putu Angga Kariasa (25) asal Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.
"Peristiwa kecelakaan itu terjadi pada hari Jumat (27/6/2025) sekitar pukul 22.00 wita," ungkapnya, Minggu (29/6/2025).
Lanjut dijelaskan, peristiwa kecelakaan berawal saat Angga melintas dari arah utara menuju selatan.
Setibanya di lokasi kecelakaan, ia mendapati sepeda motor Honda DK 3028 UB yang dikendarai Tri Kusmawan, datang dari arah berlawanan dan mengambil haluan terlalu ke kanan.
"Karena jarak yang terlalu dekat, pengendara sepeda motor Yamaha MX tidak mampu menghindar, sehingga terjadi kecelakaan," ucapnya.
Kerasnya benturan mengakibatkan kedua pengendara motor sama-sama terkapar setelah kecelakaan.
Polisi yang mendapat informasi kecelakaan segera datang ke lokasi dan membawa kedua korban ke Rumah Sakit Kertha Usada, Singaraja.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dari tim medis, korban Angga mengalami sejumlah luka pada kaki dan tangan.
Pasca kecelakaan, korban Angga masih menjalani perawatan di rumah sakit.
"Sedangkan Tri Kusmawan mengalami luka robek pada paha kaki kiri, luka lecet dan patah tangan kanan.
Oleh tim medis RS Kertha Usada ia dinyatakan meninggal dunia," tandasnya.
Kurang Konsentrasi, Luh Juita Susantidewi Tabrak Pohon Perindang
Seorang wanita 29 tahun asal Banjar Dinas Singkung, Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng mengalami kecelakaan tunggal pada Minggu (29/6/2025) dini hari.
Kerasnya benturan saat kecelakaan mengakibatkan wanita bernama Luh Juita Susantidewi itu mengalami sejumlah luka dan harus dirawat di rumah sakit.
Peristiwa kecelakaan yang dialami Luh Susanti, terjadi di jalan Gempol kilometer 2.500. Tepatnya di depan salah satu toko di lingkungan Banyuning Barat, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz mengungkapkan, peristiwa kecelakaan yang dialami Luh Susanti terjadi pukul 03.00 wita.
Saat itu, jelasnya, korban datang dari arah barat menuju timur mengendarai sepeda motor Honda PCX DK 6099 UBG miliknya.
"Saat di lokasi kejadian, yang bersangkutan kurang konsentrasi hingga menabrak pohon perindang di sisi utara jalan. Sehingga terjadi kecelakaan tunggal," ucapnya.
Warga sekitar yang mengetahui peristiwa itu kemudian menolong korban, dan membawa ke RSUD Buleleng untuk mendapat perawatan medis.
"Yang bersangkutan mengalami luka robek pada kepala belakang, lecet di kedua tangan, serta memar pada perut. Saat ini dia masih dirawat di RSUD Buleleng," tandasnya. (mer)
| DINSOS Pastikan Pendampingan Berlanjut, Delapan Korban Kasus LKSA GS Dipindahkan ke Panti |
|
|---|
| SAPI Terjun ke Sumur Dikira Hilang Oleh Pemiliknya di Desa Banyupoh, Evakuasi Tim TRC Berhasil |
|
|---|
| Baru Saja Dibeli, Dikira Hilang, Sapi Milik Warga di Buleleng Ternyata Masuk Sumur Sempit |
|
|---|
| Kebutuhan 3.000 Telur per Hari, Program MBG Jadi Peluang Besar Usaha Desa di Sukasada Buleleng |
|
|---|
| PEMILIK Bangunan Liar Diberi Waktu 30 Hari Bongkar Mandiri, Kappa: Tidak Ada Ganti Rugi! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/SELAMAT-JALAN-Nyoman-dan-Ketut-Kecelakaan-Tragis-di-Buleleng-Telan-2-Nyawa.jpg)