Kapal Tenggelam di Gilimanuk
POLDA Bali Sampaikan Duka, Tim Dokpol Langsung Cek Kesehatan Korban Selamat KMP Tunu Pratama Jaya
Peristiwa tenggelamnya kapal penyeberangan tersebut terjadi pada Rabu (2/7) sekitar pukul 23.15 WIB atau Kamis (3/7) pukul 00.15 Wita.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Saat ini giat pendataan korban Kapal Penyeberangan KMP Tunu Pratama Jaya masih terus berlangsung di ruang VIP ASDP Gilimanuk untuk memastikan perkembangan jumlah maupun kondisi korban.
Sebagaimana disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy dalam keterangan kepada awak media di Bali mengenai perkembangan evakuasi korban KMP Tunu Pratama Jaya, Kamis (3/7)
"Pencarian korban oleh Tim Gabungan sampai saat ini masih terus berlangsung baik menggunakan kapal laut maupun menyisir perairan di sepanjang pantai Gilimanuk," jelas Kabid Humas Polda Bali.
Baca juga: PELUKAN Sang Istri Lepas Saat Kapal Karam di Laut, Tangis Febriani Pecah Saat Lihat Jasadnya Membeku
Baca juga: CUACA Saat KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam, Status Waspada! Ini Kata BBMKG Wilayah III
Polda bali menyampaikan duka cita atas musibah ini kepada kelluarga korban dan berharap tidak ada lagi korban meninggal dunia serta kejadian tak berulang, di mana hingga saat ini terdapat 4 korban yang dinyatakan meninggal dunia.
"Peristiwa ini tentunya membawa duka yang mendalam bagi kita semua terutama bagi korban dan keluarga korban, namun kita berharap agar korban tidak bertambah lagi," ungkap Kombes Pol Sandy.
Peristiwa tenggelamnya kapal penyeberangan tersebut terjadi pada Rabu (2/7) sekitar pukul 23.15 WIB atau Kamis (3/7) pukul 00.15 Wita.
Piket Syahbandar menyampaikan informasi bahwa terjadi kapal tenggelam di Perairan Ketapang-Banyuwangi, Jawa Timur dengan posisi titik Koordinat -08°09.371', 114°25, 1569'.
Kapal yang tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya dengan nakhoda atas nama Agus Slamet, pada saat melakukan pelayaran dari Pelabuhan LCM Ketapang menuju Pelabuhan LCM Gilimanuk.
Kapal penyeberangan tersebut membawa penumpang 63 orang terdiri dari 53 penumpang dan 12 ABK dan membawa muatan kapal berupa sepeda motor 1 Unit, mobil pribadi 4 unit, pikap 3 unit, truk sedang 3 unit, truk besar 3 unit, tronton 8 unit.
Kabid Humas Polda Bali menjelaskan, berdasarkan laporan tersebut Tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Basarnas dan BPBD Jembrana termasuk relawan dari nelayan sekitar terus bergerak melakukan pencarian penumpang yang belum ditemukan.
"Sejak kejadian langsung melakukan pencarian para korban ke lokasi KMP tenggelam hingga siang ini tim gabungan berhasil mengevakuasi puluhan penumpang dengan 4 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," bebernya.
Sementara korban yang berhasil dievakuasi dengan kondisi selamat sebanyak 24 orang. "Langkah yang dilakukan oleh Tim Posko terpadu Gilimanuk setiap korban yang selamat tiba di Posko terpadu, Tim Dokpol langsung melakukan pengecekan kesehatan selanjutnya didata oleh Tim pendataan korban dari ASDP Gilimanuk," ujarnya. (ian)
6 KORBAN Meninggal Dunia Tragedi KMP Tunu Pratama jaya Mendapat Santunan Rp50 Juta dari Jasa Raharja |
![]() |
---|
PELUKAN Sang Istri Lepas Saat Kapal Karam di Laut, Tangis Febriani Pecah Saat Lihat Jasadnya Membeku |
![]() |
---|
3 Posko Tanggap Darurat di Jembrana, Polisi Imbau Masyarakat Tak Sebarkan Konten Tak Pantas |
![]() |
---|
CUACA Saat KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam, Status Waspada! Ini Kata BBMKG Wilayah III |
![]() |
---|
KAPAL Karam, Imron 30 Menit Kejar Pelampung, 16 Orang Diselamatkan Kapal Nelayan Pesisir Pebuahan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.