Berita Bali

Koster Ungkap Miliki Tanggung Jawab Politik ke Masyarakat Bali, Kebut Haluan Bali 100 Tahun

Koster dan Giri Prasta memiliki tanggung jawab konsititusional serta tanggung jawab politik yang sangat besar karena dipilih oleh rakyat. 

Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Wayan Koster - Koster Ungkap Miliki Tanggung Jawab Politik ke Masyarakat Bali, Kebut Haluan Bali 100 Tahun 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Gubernur Bali, Wayan Koster ungkapkan akan bekerja lebih keras, cepat, tajam dan fokus pada periode kali ini. 

Tak sendiri, ia pun juga mengajak Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, agar selaras dengannya. 

Ketika memberikan sambutan pada Pengarahan Gubernur Bali tentang Percepatan Pelaksanaan Program 2025-2030 bertempat di Wantilan Pura Samuan Tiga, Desa Bedulu, Kabupaten Gianyar, Kamis 10 Juli 2025, Koster mengatakan sedapat dan seoptimal mungkin semua program yang dicanangkan dari periode satu sampai kedua akan tercapai secara maksimal. 

“Supaya betul-betul sesuai dengan haluan Bali 100 Tahun yang mulai dijalankan 2025-2030, ini momentum periode pertama pelaksanaan haluan Bali 100 Tahun, jadi momentum 2025-2030 betul-betul penting dan sangat strategis akan menjadi fondasi untuk keberlanjutan Bali ke depan,” jelas Koster. 

Baca juga: Wayan Koster Siapkan Insentif Hingga Rp1 Miliar, Langkah Dukung Pelarangan Plastik Sekali Pakai

Menurutnya, ia dan Giri Prasta memiliki tanggung jawab konsititusional serta tanggung jawab politik yang sangat besar karena dipilih oleh rakyat. 

“Jadi pilihan rakyat 61,46 persen saya bersama Giri pasangan itu besar. Harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dengan menjalankan semua kebijakan program yang betul-betul bisa memenuhi harapan masyarakat,” bebernya. 

Tentu saja, kata Koster, ia tidak bisa bekerja sendiri yang harus menjadi pelaksana untuk melaksanakan programnya adalah pejabat yang berada diposisi eselon 2,3 dan 4 beserta seluruh aparatur ASN yang berstatus negeri maupun kontrak. 

Maka dari itu, Koster mengungkapkan alasan semua eselon dikumpulkan dalam rapat ini agar dapat mengetahui program yang dicanangkan secara utuh. 

Melalui forum ini, Koster berharap dalam satu perangkat daerah dapat saling mengisi, karena memiliki pengetahuan yang sama dan bisa melengkapi satu sama lain, sehingga apa yang dijalankan betul-betul dengan pengetahuan yang sama. 

Ia juga meminta Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta agar juga selalu menjaga kesehatan. 

“Di periode kedua harus gaspol makanya saya minta Pak Wagub de gelem-gelem sing dadi gelem (jangan sakit-sakit tidak boleh sakit) jaga kesehatan Pak Wagub. Pak Wagub saya ajak supaya ikut kuliah umum ini nanti supaya bisa meneruskan yang menjadi agenda ini. Karena untuk membangun Bali harus dengan wawasan yang cukup,” tutupnya. 

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved