Berita Gianyar
Bangunan ParQ Ubud Dirobohkan, Berganti Jadi Onyx Park Resort, Usung Pengembangan Berkelanjutan
Menyusul prosesi simbolis tersebut, transformasi ini secara resmi memulai catatan baru dengan mengganti identitas baru, yaitu Onyx Park Resort.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM — Struktur bangunan ParQ secara simbolis telah diruntuhkan dalam sebuah upacara Ngeruak Nyapuh Pralina. Upacara Ngeruak ini turut dihadiri oleh para tokoh masyarakat Bali yang dihormati.
Upacara ini sekaligus menandakan dimulainya era baru, sekaligus menegaskan komitmen terhadap integritas budaya, kepatuhan hukum, serta pengembangan yang berkelanjutan di Bali di bawah naungan PT Gold Dragon Management.
Pembongkaran resmi dimulai pada Selasa, (1/7) lalu, di mana seluruh struktur yang ada akan dibersihkan untuk mengembalikan lahan menjadi kawasan hijau dan pertanian, memberikan manfaat bagi alam dan masyarakat setempat.
Menyusul prosesi simbolis tersebut, transformasi ini secara resmi memulai catatan baru dengan mengganti identitas baru, yaitu Onyx Park Resort.
Baca juga: Kerahkan 24 Personel Gabungan, Kasatreskrim Gianyar Pimpinan Patroli Sasar Sejumlah Titik Rawan
Baca juga: Waspadai Penyakit Kaki Busuk, Udara Dingin Berpotensi Picu Penyakit yang Menyerang Sapi
Dengan dukungan penuh dari pemerintah, Onyx Park Resort memiliki visi untuk menjadi destinasi hospitality yang unik dan berbeda.
Sebuah hunian di mana unsur wellness, arsitektur, seni, dan alam berpadu untuk melayani baik komunitas lokal maupun wisatawan internasional yang mencari pengalaman penuh makna.
“Sebagai investor, saya percaya bahwa pembangunan Bali yang bertanggung jawab hanya bisa tercapai jika investor dan pemerintah berjalan bersama. Apa yang terjadi di masa lalu seharusnya menjadi pengingat bahwa investasi tidak cukup hanya untuk mengejar keuntungan semata.
Melalui Onyx Park Resort, kami ingin membuktikan bahwa investasi juga bisa menghormati, mendukung, dan merayakan jiwa sejati pulau yang sakral ini,” kata Sergey Solonin, Investor Onyx Park Resort, Sabtu (12/7)
Dengan desain ruang yang diperbarui, program-program baru yang lebih bermakna, dan visi yang diperjelas, Onyx Park menghadirkan pendekatan yang berbeda dari konsep resor pada umumnya. Tempat ini dirancang sebagai healing centre atau pusat penyembuhan dan kreativitas.
Sementara itu, Kadek Agus Purwady, selaku COO dari Onyx Park Resort mengatakan pada Onyx Park nantinya juga akan mengundang seniman, desainer, praktisi wellness, serta para wisatawan yang ingin terhubung lebih dalam untuk bersama-sama menciptakan irama kehidupan baru di jantung Bali.
“Onyx melambangkan kemurnian, koneksi, dan transformasi. Tempat ini tidak akan lagi dikenang karena kontroversinya dahulu, tetapi karena inovasi dalam dunia wisata sekaligus kolaborasi, kreativitas, dan kepedulian terhadap alam dan komunitas sekitar,” kata Kadek.
Masyarakat akan diundang untuk menjelajahi berbagai pengalaman pembukaan Onyx Park Resort. Mulai dari aktivasi kebugaran, instalasi seni yang dikurasi, hingga ruang-ruang imersif untuk beristirahat dan berefleksi.
Dalam beberapa pekan ke depan, rencana arsitektur, kolaborasi budaya, serta program-program jangka panjang akan diumumkan lebih lanjut. (sar)
Megawati Hadiri Plebon Ida Pedanda Gede Sadhawa Jelantik Putra di Gianyar |
![]() |
---|
PRIA LOKAL Digerebek di Batubulan Gianyar, Polisi Temukan ini di Rumahnya |
![]() |
---|
Kasus Orang Jatuh Ke Jurang Ternyata Korban Pengeroyokan Di Bali, Rohmat & Wahyu Jadi Tersangka |
![]() |
---|
Motif Rohmat dan Wahyu Tega Keroyok Lalu Tusuk Kurniawan, Korban Ditemukan di Bawah Jembatan di Ubud |
![]() |
---|
Hama Tikus Kembali Muncul Di Gianyar Bali, Distanak Tekankan Teknik Ngeropyok |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.