Berita Klungkung
RSUD Gema Santi Nusa Penida Bali Bangun Gedung VIP Senilai Rp 1,7 Miliar
Penyediaan ruang rawat inap VIP merupakan upaya untuk meningkatkan kepuasan terhadap layanan medis di rumah sakit Gema Santi Nusa Penida.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gema Santi Nusa Penida akan dilengkapi dengan ruang rawat inap VIP dan rawat inap kelas 1.
Bangunan tersebut didirikan tahun ini, dengan anggaran sekitar Rp 1,7 miliar.
Peletakan batu pertama pembangunan Gedung VIP dan Kelas 1 UPTD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gema Santi Nusa Penida, Sabtu 12 Juli 2025. Dihadiri langsung Bupati Klungkung, I Made Satria.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gema Santi Nusa Penida, dr. I Ketut Rai Sutapa mengatakan, pembangunan Gedung VIP dan Kelas 1 Rumah Sakit Gema Santi ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Baca juga: Dirlantas Polda Bali Ungkap Penyebab Laka Maut di Bangli, Jenazah Masih Dititip di RSUD Bangli
Sehingga diharapkan pasien di Nusa Penida, tidak lagi harus menyeberang ke RSUD Klungkung jika ingin mendapatkan layanan rawat inap Kelas 1 atau VIP.
"Kami berharap semoga pembangunan ini di lancarkan agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat untuk melayani yang memilik jaminan kesehatan di Kelas 1,” ujar dr. Rai Sutapa, Minggu 13 Juli 2025.
Pembangunan Gedung VIP dan Kelas 1 Rumah Sakit Gema Santi ini menggunakan dana APBD Klungkung sebesar Rp 1,7 miliar. Pembangunan akan dilakukan 150 hari kalender.
Bupati Klungkung, Made Satria mengatakan, penyediaan ruang rawat inap VIP merupakan upaya untuk meningkatkan kepuasan terhadap layanan medis di rumah sakit Gema Santi Nusa Penida.
Dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang baik, pembangunan gedung VIP di rumah sakit dapat memberikan manfaat yang besar bagi pasien, rumah sakit, dan juga bagi masyarakat secara umum.
“Kami berharap dengan adanya fasilitas Gedung VIP, pasien dan keluarga pasien dapat menikmati pelayanan yang lebih eksklusif dan lingkungan yang lebih tenang,” ujar Bupati Satria.
Selain itu, dengan adanya bangunan VIP ini bisa menunjang dan meningkatkan tipe rumah sakit dari tipe D menjadi tipe C.
“Saya berkomitmen penuh agar rumah sakit Gema Santi ini menjadi rumah sakit yang lebih baik di Nusa Penida,” jelas bupati asal Sental Kangin Nusa Penida ini.
Bupati Satria juga menekankan kepada rekanan agar menjaga kualitas bangunan dan dikerjakan selesai tepat waktu.
“Saya minta kepada rekanan agar tetap menjaga kualitas, spesifikasi bangunan dan diselesaikan tepat waktu,” pintanya. (mit)
Kumpulan Artikel Klungkung
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.