Berita Denpasar
GELAR Aksi Bersih Sampah & Edukasi Permainan Tradisional, Forum Anak Dentim di Hari Anak Nasional
Kegiatan ini melibatkan puluhan anak dari berbagai usia dalam aksi bersih-bersih sampah, lomba mewarnai, serta atraksi permainan tradisional.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli 2025, Forum Anak Daerah Denpasar Timur (FAD Dentim) bersama Forum Anak Daerah Kota Denpasar (FAD Denpasar) menggelar kegiatan bertajuk GERHANA atau Gerakan Hari Anak Nasional.
Kegiatan ini melibatkan puluhan anak dari berbagai usia dalam aksi bersih-bersih sampah, lomba mewarnai, serta atraksi permainan tradisional.
GERHANA menjadi ajang edukasi yang menyenangkan dan sarat makna, memberikan ruang kepada anak-anak untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus melestarikan budaya bangsa.
Baca juga: SAMPAH di Denpasar, Desa Kelurahan Diminta Turun Setiap Jumat
Baca juga: 72 NYAWA Melayang 2024, Polres Jembrana Kerahkan 94 Personel, 9 Sasaran Prioritas Patuh Agung 2025
“Dipilihnya aksi bersih-bersih ini sebagai edukasi pentingnya menjaga area publik agar tetap bersih dan nyaman,” ungkap Ketua FAD Dentim, Ni Luh Dewi Antila Dewi, Senin (14/7).
Siswi SMA Negeri 3 Denpasar ini juga menyampaikan bahwa pemilihan Taman Janggan sebagai lokasi kegiatan bertujuan menjangkau masyarakat yang lebih luas, sembari menyuguhkan nuansa rekreatif yang mendukung tumbuh kembang anak.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa GERHANA adalah bentuk nyata komitmen Forum Anak untuk mendukung pemenuhan hak-hak anak dan memberikan ruang ekspresi yang positif.
“Kegiatan ini didukung penuh berbagai pihak dan kami berharap GERHANA bisa menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Suasana kian meriah dengan pelaksanaan lomba mewarnai dan permainan tradisional seperti enggrang dan bakiak, yang mengundang gelak tawa anak-anak serta semangat dari para orang tua.
Ketua Forum Anak Kecamatan Dentim menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan antar Forum Anak dan anak-anak di wilayah Denpasar Timur.
“Lewat permainan tradisional, kita menghidupkan kembali warisan budaya yang hampir terlupakan,” ucapnya.
Puncak kebersamaan tercermin dalam sesi mewarnai yang menampilkan antusiasme anak-anak menuangkan kreativitas dalam warna-warna cerah di atas kertas gambar.
Kolaborasi antara FAD Dentim dan FAD Kota Denpasar dalam sesi ini menciptakan sinergi positif dalam mendukung imajinasi dan ekspresi anak-anak.
Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati, turut hadir dan menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Forum Anak.
“Kami sangat mendukung langkah-langkah Forum Anak dalam mewujudkan hak anak melalui kegiatan positif seperti ini,” ujar mantan Lurah Sesetan tersebut.
Ia menambahkan bahwa FAD di wilayah Denpasar Timur telah berjejaring hingga ke tingkat desa dan kelurahan sebagai bagian dari strategi pelibatan anak dalam pembangunan daerah. (sup)
| Sejak Januari hingga April 2026, DLHK Denpasar Tanam 234 Pohon, Kompensasi Penebangan 65 Pohon |
|
|---|
| Maling Motor di Gudang Furniture Bali, AHM Jual Motor Curian Rp 1,9 Juta di Marketplace FB |
|
|---|
| Menang di PN Denpasar, Pihak Lawan Sebut Putusan Cacat Hukum, PH Luruskan Narasi Soal Pertanahan |
|
|---|
| Tak Terima Ditegur Karena Halangi Jalan, Sekelompok Pemuda Keroyok Warga di Panjer |
|
|---|
| Tahun 2026 Ini Denpasar Hanya Ajukan Formasi CPNS untuk Guru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/frnmjfrtgmktgfmktyl.jpg)