Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sponsored Content

Cara Mendeteksi Dini Gangguan Pendengaran Pada Anak, Kapan Kita Perlu Waspada?

Apa itu gangguan pendengaran? Gangguan pendengaran merupakan kondisi kesehatan yang terjadi ketika fungsi pendengaran tidak berjalan dengan baik.

Tayang:
Istimewa
SOSOK - dr. Made Maylisca Theresia Mulya Diprasta, M.H. Cara Mendeteksi Dini Gangguan Pendengaran Pada Anak, Kapan Kita Perlu Waspada? 

Amati respons anak terhadap suara di sekitarnya dan perkembangan bicara serta interaksinya. 

2. Skrining Pendengaran:

· Otoacoustic Emissions (OAE): Tes ini mengukur respons telinga bagian dalam terhadap suara dan biasanya dilakukan pada bayi baru lahir. 

· Automated Auditory Brainstem Response (AABR): Tes ini mengukur aktivitas gelombang otak bayi sebagai respons terhadap suara dan dapat dilakukan pada bayi. 

3. Tes Pendengaran Lanjutan:

Jika hasil skrining tidak memuaskan, tes lanjutan seperti:

·    Timpanometri: Mengevaluasi fungsi telinga tengah dan gendang telinga. 

·  Audiometri Nada Murni: Anak merespons suara dengan mengangkat tangan atau menekan tombol, sesuai rentang frekuensi dan volume yang diperiksa. 

·    Auditory Brainstem Response (ABR) atau Brainstem Evoked Response Evaluation (BERA): Pemeriksaan elektrofisiologi untuk menilai respons sistem pendengaran hingga batang otak. 

Menemukan dan menangani gangguan pendengaran pada bayi sejak awal sangat penting untuk mendukung perkembangan kemampuan bicara dan bahasa. 

Hal ini juga berdampak positif pada kemampuan berkomunikasi serta kualitas hidup anak dan keluarganya.

 

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved