Berita Buleleng
ULAR Piton 7 Meter Melilit di Kolam Ikan di Buleleng, Kagetkan Warga & Hubungi Tim Reaksi Cepat!
Atas peristiwa ini, Kappa mengimbau warga tetap waspada, terutama saat musim hujan atau cuaca lembab, yang kerap memicu satwa liar.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Temuan seekor ular piton, menghebohkan masyarakat di Banjar Dinas Sekar, Kecamatan Banjar, Buleleng. Ular sepanjang 7 meter itu ditemukan melilit di pinggir kolam ikan milik warga bernama Made Handayani.
Ular piton ini ditemukan pada Sabtu (26/7/2025). Pemilik rumah yang mengetahui hal tersebut segera menghubungi tim reaksi cepat (TRC) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng, agar ular itu dievakuasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono mengungkapkan, pasca menerima laporan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pos 3 Seririt segera mendatangi lokasi kejadian. Proses evakuasi membutuhkan waktu selama 20 menit dan diakui berjalan dengan lancar.
Baca juga: SOSOK S Kisahkan Kerasnya Kerja di Kapal Pesiar, Kurang Rehat Hingga Berbagai Fakta Gelapnya!
Baca juga: Maling berkeliaran di Bangli, Barang Berserakan namun Tidak Ada Barang Berharga yang Hilang
"Ular sempat melakukan perlawanan, namun petugas masih bisa menanganinya. Setelah diamankan, piton tersebut ditangkar ke tempat yang aman," ucapnya.
Kappa menambahkan, pada hari yang sama pihaknya juga menerima laporan ular masuk rumah. Kali ini laporan datang dari warga bernama Kadek Theo Suardana di Banjar Dinas Ambengan, Kecamatan Banjar. "Itu laporannya berselang 30 menit. Ular yang masuk rumah jenisnya ular sawah," imbuhnya.
Atas peristiwa ini, Kappa mengimbau warga tetap waspada, terutama saat musim hujan atau cuaca lembab, yang kerap memicu satwa liar keluar dari habitatnya. Ia juga meminta masyarakat tidak ragu untuk menghubungi Damkar, untuk membantu proses evakuasi hewan liar.
"Kami siap 24 jam. Bila warga melihat hewan liar yang berpotensi membahayakan, segera lapor agar bisa ditangani dengan aman," tandasnya. (mer)
| DINSOS Pastikan Pendampingan Berlanjut, Delapan Korban Kasus LKSA GS Dipindahkan ke Panti |
|
|---|
| SAPI Terjun ke Sumur Dikira Hilang Oleh Pemiliknya di Desa Banyupoh, Evakuasi Tim TRC Berhasil |
|
|---|
| Baru Saja Dibeli, Dikira Hilang, Sapi Milik Warga di Buleleng Ternyata Masuk Sumur Sempit |
|
|---|
| Kebutuhan 3.000 Telur per Hari, Program MBG Jadi Peluang Besar Usaha Desa di Sukasada Buleleng |
|
|---|
| PEMILIK Bangunan Liar Diberi Waktu 30 Hari Bongkar Mandiri, Kappa: Tidak Ada Ganti Rugi! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/dcfn-fdcm-nfgrtm.jpg)