Penemuan Mayat di Gianyar

Pemancing Temukan Mayat Perempuan Di Payangan Gianyar Bali, Korban Sempat Dilaporkan Hilang

AKP Arung Wiratama, saat dikonfirmasi Minggu 3 Agustus 2025, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. 

istimewa
Evakuasi: Sejumlah warga tampak menyusuri aliran sungai di bawah Jembatan Kuning, Banjar Pilan, Desa Kerta, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Sabtu 2 Agustus 2025. Foto korban semasa hidup. Pemancing Temukan Mayat Perempuan Di Payangan Gianyar Bali, Korban Sempat Dilaporkan Hilang 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Sesosok mayat ditemukan di aliran sungai di bawah Jembatan Kuning, Banjar Pilan, Desa Kerta, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Bali, Sabtu 2 Agustus 2025 siang. 

Korban diketahui bernama Ni Wayan Sutesni, seorang perempuan berusia 46 tahun asal Banjar Penginyan, Desa Puhu, Kecamatan Payangan, yang berprofesi sebagai pedagang.

Mayat korban ditemukan oleh dua saksi, I Made Ardinda dan I Wayan Murdana, yang sedang memancing di aliran sungai di bawah jembatan tersebut. 

Penemuan itu berawal dari mencium bau busuk. 

Baca juga: VIDEO Mayat Pria Ditemukan di Kawasan Lapangan Lumintang Denpasar Bali

Atas penemuan tersebut, saksi I Made Ardinda menginformasikan ke Bendesa Adat Pilan, yang kemudian menginformasikan ke Bhabinkamtibmas Desa Kerta dan diteruskan ke Piket Fungsi Polsek Payangan untuk penanganan lebih lanjut.

Personil Polsek Payangan yang dipimpin oleh Kanit Reskrim IPDA Dewa Ketut Budiarta telah melakukan olah TKP untuk mengetahui lebih lanjut tentang penyebab kematian korban.

Kapolsek Payangan, AKP Arung Wiratama, saat dikonfirmasi Minggu 3 Agustus 2025, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. 

Dia menjelaskan bahwa mayat tersebut diketahui oleh dua orang pemancing

"Saat memancing, kedua orang saksi mencium bau busuk, dan mengira ada bangkai binatang, kedua saksi lalu menyusuri dari bau tersebut ke arah Selatan. Setelah di TKP, ditemukan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan dengan posisi tengadah ke atas, menghadap ke Utara," ujar Kapolsek.

Atas penemuan tersebut, saksi Ardinda lantas menginformasikan ke Bendesa Adat Pilan, I Nyoman Mantel, selanjut I Nyoman Mantel menginformasikan ke Bhabinkamtibmas Desa Kerta Aiptu I Wayan Sudiartana dan meneruskan ke Piket Fungsi Polsek Payangan guna penanganan lebih lanjut. 

Saat ini, penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan.

Informasi dihimpun Tribun Bali, sebelum ditemukan tewas, Sutesni sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Minggu 20 Juli 2025. 

Dan, telah dilakukan pencarian di berbagai tempat oleh keluarga dan warga, namun tidak membuahkan hasil. 

Akhirnya , ia pun ditemukan tak bernyawa di aliran sungai yang berada di bawah jembatan. (*)

Kumpulan Artikel Gianyar

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved