Bayi Meninggal Diduga Malpraktik

Didatangi Rombongan Pejabat Gianyar Bali, Orangtua Bayi Meninggal Di RSUD Sanjiwani Ucap Ikhlas

Bayi perempuan berusia tiga bulan diduga overdosis di Gianyar Bali, Dinas Kesehatan, yang datang untuk memberikan klarifikasi secara langsung. 

istimewa
Kunjungan: Rombongan pejabat Gianyar datangi rumah orang bayi di Banjar Kelusu, Desa Pejeng Kangin, Kecamatan Tampaksiring, Sabtu 9 Agustus 2025. Didatangi Rombongan Pejabat Gianyar Bali, Orangtua Bayi Meninggal Di RSUD Sanjiwani Ucap Ikhlas 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Direktur Utama (Dirut) RSUD Sanjiwani Gianyar, Dokter Nyoman Bayu Widhiartha, belum memberi komentar sedikit pun terkait meninggalnya bayi perempuan berusia tiga bulan diduga overdosis. 

Namun ia mendatangi kediaman orangtua korban di Banjar Kelusu, Desa Pejeng Kangin, Kecamatan Tampaksiring, Bali, Sabtu 9 Agustus 2025.

Namun dia tak hanya datang bersama direksi RSUD Sanjiwani. Melainkan membawa rombongan pejabat, baik itu Kepala Dinas Kesehatan Gianyar, Ni Nyoman Ariyuni hingga anggota DPRD Gianyar, di antaranya Ketua Fraksi PDIP, Ni Made Ratnadi dan anggota DPRD PDIP dapil Tampaksiring, I Dewa Gede Agung Pastika yang juga Ketua Komisi IV DPRD Gianyar.

Dalam rilis yang dikirim Diskominfo Gianyar, Minggu 10 Agustus 2025, tidak sekata pun ada pernyataan dari Dirut RSUD Sanjiwani. 

Baca juga: Bayi 3 Bulan Meninggal Diduga Overdosis di Gianyar, Orangtua Enggan Bawa ke Ranah Hukum

Kominfo menyampaikan bahwa keluarga dari almarhum bayi berinisial NKAMP yang meninggal dunia di RSUD Sanjiwani Gianyar pada tanggal 6 Agustus 2025, menyampaikan bahwa mereka menerima dengan ikhlas kepergian almarhum dan menerima klarifikasi yang disampaikan RSUD Sanjiwani.

Pihak keluarga juga menegaskan bahwa prosedur penanganan yang dilakukan rumah sakit sudah sesuai dan tidak ada permasalahan yang tersisa. 

Selain itu, pihak keluarga juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga medis RSUD Sanjiwani Gianyar yang telah memberikan pelayanan dan penanganan medis hingga upaya terakhir.

“Kami sudah mendengar penjelasan Bapak Direktur, dr Romy SpA, dan kasus ini sudah saya terima sebagai musibah dan mengikhlaskan kepergian almarhum. Prosedur rumah sakit juga sudah benar dan sudah clear buat saya,” ujar Wayan Eka Saputra, orangtua bayi, seperti dikutip Tribun Bali dalam naskah yang dikirimkan Kominfo Gianyar.

Diskominfo juga menuliskan bahwa keluarga menyampaikan apresiasi atas itikad baik pihak RSUD Sanjiwani Gianyar, Dinas Kesehatan, yang datang untuk memberikan klarifikasi secara langsung. 

“Bapak Direktur dan jajaran juga sudah bersedia datang seperti kemauan saya dan keluarga. Jadi untuk pertanggungjawaban sudah clear semua,” lanjutnya.

Sebagai penutup, pihak keluarga berharap RSUD Sanjiwani Gianyar dapat terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

“Semoga ke depannya RSUD Sanjiwani menjadi lebih baik dan menjadi kebanggaan masyarakat Gianyar,” ujar Eka. (*)

Kumpulan Artikel Gianyar

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved