Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sponsored Content

Gala Dinner Alam Sanitary Bali Perkuat Branding dan Penetrasi Pasar

Memanasnya geopolitik di Kawasan Timur Tengah yang mempengaruhi kenaikan harga BBM, naiknya dollar, biaya ekspedisi naik

Tayang:
Istimewa
Owner Alam Sanitary Bali, Rico Putra Negara saat memberikan kata sambutan pada Gala Dinner ASB 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Setelah resmi membuka showroom pada Oktober 2025 lalu, PT Alam Sanitary Bali (ASB) kali ini mengundang para arsitek, kontraktor dan konsumen untuk menghadiri acara Gala Dinner, pada Jumat 22 Mei 2026 malam.

Dalam Gala Dinner ASB yang berlangsung di Avera Nightclub & Lounge diisi dengan beragam kegiatan seperti brand showcase, performance, doorprize, games dan lain sebagainya.

"Jadi tujuannya tetap di branding. Memperkuat branding yang sudah ada. Jadi dengan kita undang arsitek, kontraktor, user atau client, kita harap dapat melakukan penetrasi ke proyek-proyek lebih masif lagi," ujar Owner Alam Sanitary Bali, Rico Putra Negara, saat dijumpai Tribun Bali di sela Gala Dinner.

Ia menambahkan, tidak menutup kemungkinan event-event berikutnya yang lebih besar dan terbuka untuk publik atau masyarakat.

Baca juga: Nilai Dolar Naik Bukan Sekadar Untung Selisih Kurs, Eksportir Kerajinan Bali Hadapi Dilema Produksi

"Jadi ke depannya kita lebih ke go public. Jadi harapan kita adalah brand-brand ini lebih banyak dikenal oleh praktisi properti," imbuh Rico.

Selain itu, memperkuat branding produk-produk sanitary premium dari HEMMEN, granite tile dari GRANITO, mozaik dari SINGRES, wastafel cabinet dari HARUKO, cat dari PENTA PRIMA dan lampu dari LUXMENN pada Gala Dinner kali ini ASB meluncurkan produk pemanas air tenaga surya SOLARIS solar water heater.

"Kita akan launching malam ini adalah produk solaris, solar water heater atau pemanas air tenaga surya. Yang memiliki ketebalan plat yang lebih tebal dari brand lain, kemudian ada panel kontrol jadi kita tidak perlu cek naik turun lagi. Kalau ada masalah atau tidak kita lihat di indikator tersebut," jelas Rico.

Disinggung bagaimana tren sanitary, granite tile, mozaik dan cat properti di Bali saat ini?

Joni Wadu selaku Owner Alam Sanitary Bali saat memberikan kata sambutan pada Gala Dinner ASB
Joni Wadu selaku Owner Alam Sanitary Bali saat memberikan kata sambutan pada Gala Dinner ASB (Istimewa)

Joni Wadu yang juga Owner Alam Sanitary Bali mengatakan bahwa trennya masih sama dari sebelumnya dan hanya terdapat perubahan sedikit.

"Granite tile itu kalau Bali masih dengan konsep yang mengadopsi warna natural. Jadi Bali itu lebih tertarik kepada pelapis lantai yang warna abu-abu seperti semen dengan permukaan matte," kata Joni.

Sementara untuk sanitary menurutnya masih fokus kepada warna putih tetapi sekarang mulai beranjak ke warna gun metal atau abu-abu, dan warna rose gold.

Kemudian singres masih relatif sama konsisten dengan type mosaic tile sebelumnya.

"Dia (singres) trendnya dari dulu sampai sekarang tidak pernah berubah. Dan untuk cat masih kepada putih sama cream," ucap Joni.

Memanasnya geopolitik di Kawasan Timur Tengah yang mempengaruhi kenaikan harga BBM, naiknya dollar, biaya ekspedisi naik berdampak terhadap naiknya harga jual produk-produk di ASB.

"Kita harus ngikutin. Jadi dollar naik, kita ikut naik (harga produk). Karna sebagian produk kita impor dan sebagian lagi produk lokal nasional. Karena transportasi expedis kapal dari pabrik luar negeri yang masuk ke tanah air pun Itu pasti mengikuti pergerakan nilai dolar dan harga minyak dunia. Kenaikan harga produk-produk ASB memang tidak terlalu signifikan hanya berada di kisaran 10 persen namun tetap mempengaruhi daya beli masyarakat,” ucapnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved