Ini Contoh Pembuatan Ceniga dari Janur Kuning untuk Hari Raya Kuningan
Biasanya umat Hindu di Bali sudah mempersiapkannya sejak jauh hari sebelumnya, karena ada juga yang membuatnya dengan ental.
Penulis: Ida Ayu Made Sadnyari | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ceniga atau sering juga disebut lamak selalu digunakan dalam setiap hari piodalan, maupun hari besar keagamaan umat Hindu di Bali.
Ceniga kerap kali menggunakan busung (janur kuning) maupun ron.
Ceniga ini merupakan sebuah perlengkapan dalam upakara.
Ini juga digunakan saat Hari Raya Kuningan mendatang.
Biasanya umat Hindu di Bali sudah mempersiapkannya sejak jauh hari sebelumnya, karena ada juga yang membuatnya dengan ental.
Ceniga ini kemudian dipasang di setiap pelinggih, di atasnya diletakkan bunga ratna, sebagai alas untuk meletakkan sesajen (banten).
Reringgitannya menunjukkan ketulusan hati, dan rasa syukur dari yang menghaturkannya.
Ini contoh pembuatan ceniga sederhana dari bahan janur kuning. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/proses-pembuatan-ceniga_20180604_114221.jpg)