Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Seputar Bali

Lewat e-Katalog, Usaha Rumahan Rotan Bangli Membukukan Penjualan Tiga Digit

Banyaknya pertemuan dan pameran yang digelar di Bali membuahkan berkah bagi Ni Komang Rosiani, perajin asal Bangli

Istimewa
Ni Komang Rosiani menunjukkan produk kerajinan rotan hasil kreasinya di rumahnya, Tembuku, Bangli. Lewat e-Katalog, Usaha Rumahan Rotan Bangli Membukukan Penjualan Tiga Digit 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Banyaknya pertemuan dan pameran yang digelar di Bali membuahkan berkah bagi Ni Komang Rosiani, perajin asal Bangli

Beragam produk kerajinan berbahan rotan hasil kreasinya kerap menjadi souvenir.

Produk kerajinan rotan bernama Rotenbi itu berupa tas, dompet dan topi. 

"Paling banyak yang dipesan tas dan dompet," kata Rosiani di rumahnya, Jalan Kresna, Yangapi, Tembuku, Bangli, belum lama ini. 

Baca juga: KASUS Penipuan & Penggelapan Uang Arisan Ratusan Juta, Inisial YPG Jadi Tersangka Ditahan Polresta!

Moci --sapaan akrabnya-- menyebut tas dan dompet karyanya cukup digandrungi sejumlah kementerian, BUMN hingga lembaga negara. Diantaranya Bappenas, Bank Indonesia, Telkom dan LKPP. 

Produk Rotenbi dikenal di kalangan instansi pemerintah setelah terdaftar di e-Katalog awal tahun 2023 lalu. e-Katalog yang diikuti pun sudah menggunakan teknologi terbaru, versi 6.0.

Moci mengaku hingga kini sudah tiga kali melakukan transaksi produk dompet dan tas berbahan rotan melalui e-Katalog. 

"Kalau nilai transaksinya tembus tiga digit," ungkap dia tanpa menyebut angka nominalnya.

Sejak produk kerajinannya mejeng di e-Katalog, pesanan datang silih berganti dari kementerian, BUMN dan lembaga negara yang menggelar pertemuan pameran di Bali

Tidak jarang sejumlah orang dari event organizer (EO) dan panitia pertemuan datang langsung ke rumahnya guna memesan tas, dompet hingga topi sebagai souvenir, baik untuk peserta pertemuan hingga tamu kehormatan.

Untuk memenuhi pesanan dadakan yang jumlahnya pernah mencapai 600 pieces, Moci menambah penganyam hingga berjumlah 20 orang. 

Rotenbi sendiri punya pekerja tetap delapan orang.

Baca juga: DITOLAK! Eksepsi Bendesa Adat Berawa, Kasus OTT Ketut Riana, Simak Alasannya!

Dengan jumlah tenaga dua kali lipat, ratusan anyaman tas dan dompet bisa diselesaikan dalam waktu tiga hari. 

"Desainnya saya sendiri yang bikin," ujar ibu dua anak ini. 

Pesanan dadakan lebih disukai Moci dan pegawainya. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved