Berita Badung
Bereskan Parkir Liar, Dishub Badung Bakal Razia di Kuta Utara hingga Kuta Selatan
Bereskan Parkir Liar, Dishub Badung Bakal Razia di Kuta Utara hingga Kuta Selatan
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Parkir liar yang selama ini terjadi di wilayah Badung menjadi perhatian serius Dinas Perhubungan setempat. Pasalnya ada beberapa parkir liar yang memanfaatkan trotoar hingga mengganggu pejalan kaki.
Untuk itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Badung berencana menggelar razia parkir liar besar - besaran di sejumlah kawasan padat aktivitas wisata. Penertiban ini dilakukan sebagai upaya mengurangi pelanggaran dan juga menyebabkan kemacetan.
Kepala Dinas Perhubungan Badung, AA Gde Rahmadi, tidak menampik jika masih banyak parkir liar yang ada di Badung khususnya kawasan pariwisata. Untuk itu razia akan dilaksanakan dalam waktu dekat dengan menyasar sejumlah titik yang selama ini menjadi kantong parkir liar.
Baca juga: Gus Bota Serahkan Mesin Pencacah dan Bag Komposter di Sempidi
"Razia parkir liar akan kami laksanakan dalam waktu dekat. Kawasan yang menjadi fokus penertiban meliputi Kuta, Kuta Utara, hingga Kuta Selatan," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat 8 Mei 2026.
Lanjut Rahmadi menyebutkan operasi penertiban nantinya tidak hanya dilakukan oleh Dishub Badung semata. Dishub katanya juga akan bersinergi dengan Satpol PP, dan tidak menutup kemungkinan membuka peluang kolaborasi bersama aparat kepolisian agar penertiban berjalan maksimal.
Baca juga: Pansus TRAP DPRD Bali Tanggapi Hasil Pengawasan KKP di Kawasan Laut KEK Kura-kura
"Dalam operasi itu kami bersinergi dengan Satpol PP, nantinya bila diperlukan bisa juga berkolaborasi dengan pihak kepolisian," ungkap Rahmadi
Bendahara KONI Badung ini juga menyebutkan penertiban parkir liar merupakan bagian dari langkah pemerintah daerah dalam mencegah kemacetan, khususnya di kawasan pariwisata yang tingkat mobilitas kendaraannya cukup tinggi. Selain itu ada juga parkir liar yang memanfaatkan trotoar hingga menggamggu pejalan kaki.
"Sejumlah kemacetan yang terjadi selama ini dipicu kendaraan yang parkir sembarangan di badan jalan," tegas Rahmadi.
Rahmadi menambahkan, persoalan parkir liar kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung. Bahkan persoalan tersebut turut menjadi atensi langsung Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengingat dampaknya terhadap kenyamanan masyarakat dan citra pariwisata Badung.
"Soal parkir liar ini, banyak juga laporan adanya pemanfaatan fasilitas umum sebagai kantong parkir. Ini kami telusuri juga dan tidak luput dari razia kami nantinya," imbuhnya. (*)
| Gus Bota Serahkan Mesin Pencacah dan Bag Komposter di Sempidi |
|
|---|
| Badung Bali Banjir Stok Pangan, Beras Tersedia 3 Ribu Ton, Namun Masih Minus di Cabai dan Telur |
|
|---|
| Bupati Badung Serahkan Paket Sembako ke Petugas Kebersihan, Apresiasi Berjibaku Atasi Sampah |
|
|---|
| Dishub Badung Sasar Parkir Liar dan Manfaatkan Fasum di Area Kuta Utara sampai Kuta Selatan |
|
|---|
| TINDAK Parkir Liar yang Manfaatkan Fasilitas Umum, Dishub Badung Razia di Kuta Utara Sampai Selatan! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Linmas-Desa-Tibubeneng-Kuta-Utara-Badung-saat-memberikan-imbauan-kepada-sopir-terkait-parkir-liar.jpg)