Berita Denpasar
Polresta Denpasar Pastikan Nihil Tanda Kekerasan pada Jasad Pria di Bekas Kantor di Jimbaran
Polresta Denpasar Pastikan Nihil Tanda Kekerasan pada Jasad Pria di Bekas Kantor di Jimbaran
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar memastikan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada jasad Ngatono (45), pria yang ditemukan meninggal dunia di sebuah bekas kantor konstruksi di Jalan Blong Keker, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung.
Sebelum ditemukan membusuk pada Minggu 17 Mei 2026 pagi, korban diketahui terakhir kali terlihat dalam kondisi sehat pada Kamis 14 Mei 2026 sore oleh pemilik kantor tempatnya menumpang tinggal.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya, menegaskan bahwa kesimpulan awal tersebut diperoleh setelah Tim Inafis Polresta Denpasar melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban.
Baca juga: Disinggung Kontrak Baru di Bali United, Tangis Johnny Jansen Pecah di Ruang Pers
"Hasil pemeriksaan fisik dari Unit Inafis menunjukkan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujar Iptu Gede Adi Saputra Jaya, pada Senin 18 Mei 2026.
Berdasarkan penyelidikan kepolisian, titik terang mengenai aktivitas terakhir korban didapatkan dari keterangan saksi Nopi Pauziah, pemilik Kantor CV Soma Lentera Oetama General Contractor.
Baca juga: 21 Jam Kandas di Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk, KMP Samudera Utama Akhirnya Kembali Beroperasi
Nopi menjelaskan bahwa korban terakhir kali terlihat hidup dan berkomunikasi dengannya pada Kamis sore sekitar pukul 16.00 WITA.
Saat itu, korban mendatangi rumah saksi untuk menanyakan lowongan pekerjaan proyek lantaran posisinya sedang menganggur.
"Pemilik kantor menerangkan bahwa pada hari Kamis itu korban dalam kondisi yang baik dan tidak terlihat sakit," ujarnya.
"Setelah mengobrol, korban pamit untuk tidur karema sementara memang menumpang di bekas kantor tersebut. Namun, setelah pertemuan hari Kamis itu, tidak lagi melihat atau berkomunikasi dengan korban," imbuh dia.
Nahas, setelah tiga hari tanpa kabar sejak pertemuan tersebut, korban ditemukan sudah tidak bernyawa di atas lantai keramik beralaskan perlak motif bunga.
Jasad pria asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah ini ditemukan telentang tanpa menggunakan baju dan hanya mengenakan celana jeans pendek warna biru, dengan kondisi wajah yang sudah mulai membusuk.
Kematian korban baru terungkap setelah tetangga sekitar mencium bau menyengat sejak Sabtu sore yang puncaknya pada Minggu pagi disadari berasal dari dalam kamar di area belakang kantor tersebut.
Iptu Gede Adi Saputra Jaya menambahkan, saat ini jenazah telah dievakuasi ke RS Udayana menggunakan ambulans Banser Kabupaten Badung. (*)
| Keributan di Kos Denpasar Bali, Saling Teriak dan Pukul Tembok, Polisi Sita 2 Botol Arak |
|
|---|
| PKB Tahun 2026, Denpasar Absen Drama Gong, Regenerasi Jadi Kendala |
|
|---|
| Libur Kenaikan Yesus Kristus, Penyeberangan Sanur ke Nusa Penida dan Lembongan Capai 6 Ribu per Hari |
|
|---|
| Cetak Generasi Hijau, JaNusa Resmikan Sekolah Alam Jati Nusantara Gandeng SMKN 2 Denpasar Bali |
|
|---|
| 8.500 Paving Block dari Olahan Sampah Plastik Dipasang di Taman Kota Lumintang Denpasar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Evakuasi-jenazah-Ngatono-45-di-Jimbaran.jpg)