Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

WNA Berulah di Bali

Kronologis 2 WNA Terjebak di Tebing Pantai Padang-padang Bali, Dihantam Ombak Besar

Terjebak Ombak Besar Saat Sunset, 2 WNA Rusia Panjat Tebing Curam Padang Padang Berhasil Dievakuasi Tim Gabungan

Tayang:
Istimewa/Polresta Denpasar
Evakuasi 2 WNA Rusia yang terjebak di tebing curam Pantai Padang Padang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali. Kronologis 2 WNA Terjebak di Tebing Pantai Padang-padang Bali, Dihantam Ombak Besar 

Laporan kedaruratan ini segera direspons oleh aparat kepolisian dan instansi terkait untuk melakukan operasi penyelamatan terpadu yang melibatkan berbagai unsur keamanan dan SAR di wilayah hukum Kuta Selatan.

Setelah menerima laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Personil Pos Nusa Dua dan Unit Gakkum Satpolairud Polresta Denpasar.

Bersama Team Rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar atau Basarnas, serta Linmas Desa Pecatu langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

"Untuk melakukan upaya penyelamatan dan proses evakuasi terhadap kedua korban," ujarnya.

Tim penyelamat tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 21.50 WITA dan langsung memetakan strategi evakuasi.

Proses penyelamatan berlangsung cukup dramatis dan memakan waktu akibat medan yang sangat menantang.

Selain kecuraman tebing yang ekstrem, tim di lapangan juga harus berhadapan dengan kondisi malam hari yang gelap gulita di sekitar area pantai.

"Medan menuju titik korban sangat sulit karena tebingnya curam, ditambah lagi kondisi malam yang gelap," ujarnya.

Namun, berkat kesiapsiagaan dan koordinasi yang baik dari seluruh unsur yang terlibat di lapangan kedua WNA berhasil diselamatkan.

"Kedua korban akhirnya berhasil dievakuasi dari atas tebing dalam keadaan selamat," jelas Iptu Gede Adi.

Begitu berhasil diturunkan dengan aman dari atas tebing, petugas langsung memeriksa kondisi fisik kedua wisatawan mancanegara tersebut.

Dari pemeriksaan awal, korban perempuan berinisial AS dipastikan aman dan tidak mengalami luka-luka.

Sementara itu, korban laki-laki berinisial KK mengalami luka baret pada kedua lutut kanan dan kiri, serta pada telapak tangan kiri akibat mencoba memanjat batuan tebing.

Petugas sempat menawarkan dan mengarahkan kedua korban untuk dibawa ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan pemeriksaan medis lanjutan serta perawatan intensif terhadap luka luar yang diderita.

Kendati demikian, kedua WNA Rusia tersebut merasa tidak perlu penanganan di Rumah Sakit.

"Setelah berhasil kami evakuasi, kedua korban tidak berkenan saat diajak ke rumah sakit untuk dicek kesehatan maupun lukanya," kata dia.

"Mereka merasa kondisi tubuh mereka masih sehat dan luka yang dialami tidak serius, sehingga mereka meminta untuk langsung pulang ke Villa tempat menginap mereka," tutur Kasi Humas Polresta Denpasar.

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved