Berita Denpasar
WNA Jerman Ditemukan Meninggal dalam Posisi Sujud, Diduga Tersengat Korsleting Water Heater
WNA Jerman Ditemukan Meninggal dalam Posisi Sujud, Diduga Tersengat Korsleting Water Heater
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang warga negara asing (WNA) asal Jerman, Patrick Paffrath (53), ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi rumahnya.
Insiden ini terjadi di Jalan Kutat Lestari, Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan, Denpasar, Bali pada Senin, 25 Mei 2026 sekitar pukul 18.00 WITA.
Korban diduga kuat mengembuskan napas terakhir akibat tersengat aliran listrik yang bersumber dari korsleting pemanas air.
Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh pasangan korban, Yaowaret Prawat (54), warga negara Thailand.
Baca juga: Distan Denpasar Kerahkan 230 Personel, Sasar 135 Masjid dan Mushola, Periksa Hewan dan Daging Kurban
Sebelum kejadian, sekitar pukul 17.40 WITA, pasangan ini diketahui sama-sama membersihkan diri di kamar mandi yang berbeda.
Kecurigaan Yaowaret muncul ketika dirinya sudah selesai mandi, namun sang suami tak kunjung keluar dari kamar mandinya.
Baca juga: Jelang Idul Adha, Dinas PKP Bangli Bali Kerahkan 13 Medik Veteriner Awasi Hewan Kurban
Saat pintu kamar mandi dibuka untuk dicek, Yaowaret mendapati suaminya sudah dalam kondisi tak bernyawa.
"Korban ditemukan di lantai kamar mandi tanpa mengenakan pakaian dengan posisi tubuh seperti orang bersujud dan sama sekali tidak bergerak saat dipanggil berulang kali," ungkap Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, kepada Tribun Bali pada Selasa 26 Mei 2026.
Pihaknya langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan dari warga untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama Tim Identifikasi Polresta Denpasar.
"Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban akibat penganiayaan," kata Iptu Azel.
Lebih lanjut, Iptu Azel mengungkapkan bahwa dugaan korban tersengat listrik diperkuat oleh sejumlah bukti fisik yang ditemukan di lokasi kejadian.
Termasuk luka bakar pada tubuh korban serta jejak biologis yang tertinggal pada fasilitas kamar mandi.
"Kami menemukan adanya luka bakar pada bagian punggung belakang korban," bebernya.
"Selain itu, yang memperkuat dugaan sengatan listrik ini adalah adanya bekas kulit korban yang menempel pada besi selang shower. Kuat dugaan terjadi korsleting pada sistem water heater di kamar mandi tersebut," jelas Kanit Reskrim.
Efek mematikan dari arus listrik di kamar mandi itu juga sempat dirasakan langsung oleh warga sekitar yang hendak memberikan pertolongan.
| Okupansi Hotel di Sanur Bali Tembus 75 Persen, Lonjakan Dolar Jadi Stimulus Kunjungan Wisman |
|
|---|
| 2 Bayi Dibuang Berturut-turut di Denpasar, Polisi Buru Pelaku Melalui Tes DNA dan Sisir Kos-kosan |
|
|---|
| 1.946 Warga Desil 1-5 Telah Aktivasi IKD Untuk Digitalisasi Bansos, Dukcapil Denpasar Jemput Bola |
|
|---|
| Polisi Ungkap Cara Kerja Komplotan Maling di Denpasar Bali, Intai Lokasi, CCTV Kunci Penangkapan |
|
|---|
| Realisasi Pajak Daerah Denpasar Rp 735,3 Miliar, Sektor Makan-Minum Jadi Penyumbang Terbesar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Seorang-WNA-Ditemukan-Tewas-Di-Denpasar-Bali-Diduga-Tersengat-Korsleting-Water-Heater-Saat-Mandi.jpg)