Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Peringatan ke-119 Puputan Badung, Momen Denpasar Segera Bangkit Pasca Banjir

Peringatan ke-119 Puputan Badung, Momen Denpasar Segera Bangkit Pasca Banjir

Penulis: Putu Supartika | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Peringatan ke-119 Puputan Badung dengan penampilan garapan Naluri Manca 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Bertempat di Lapangan Puputan Badung Denpasar, Sabtu, 20 September 2025 digelar peringatan ke-119 Puputan Badung.

Selain menggelar apel juga ada penampilan berjudul Mageh Ing Keraton yang digarap Naluri Manca.

Perwakilan Panglingsir Puri se-Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Ketut Parwa didaulat menjadi pembina upacara.

Baca juga: Fakta Anggota DPRD Gorontalo yang Viral, Harta Kekayaan Minus Rp2 Juta, Pernah Terjerat Narkoba

Ia memaparkan bahwa Puputan Badung bukan hanya pertempuran, melainkan simbol keberanian yang tak ternilai. 


"Itu adalah semangat juang rakyat Bali yang harus senantiasa kita kenang, pelajari, dan wariskan kepada generasi muda," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan Puputan Badung sebagai cermin refleksi diri.

Menurutnya, meski hidup di zaman berbeda, tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini tidak kalah berat. 

Baca juga: Kisruh Tanah yang Dibangun Pabrik oleh WNA di Sidakarya, BPN Bali Ungkap Sejumlah Fakta

Ancaman terhadap budaya, penyalahgunaan teknologi, hingga krisis moral disebut sebagai bentuk "penjajahan baru" yang harus dihadapi bersama. 


Karena itu, semangat Puputan harus terus menyala di dada setiap generasi.


Ia juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para veteran dan tokoh masyarakat yang menjadi saksi perjalanan panjang bangsa ini. 


"Tanpa perjuangan dan pengabdian mereka, kita tidak akan sampai di titik ini," tegasnya.


Ia pun mengajak seluruh masyarakat menjaga warisan sejarah bukan hanya lewat upacara, tetapi juga melalui tindakan nyata lewat belajar dengan sungguh-sungguh, bekerja jujur, mengabdi dengan sepenuh hati, serta menjaga persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat. 


Sementara itu, Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan awalnya peringatan ini akan dikolaborasikan dengan event Mahabandana.


Namun dikarenakan ada banjir, pelaksanaannya dilakukan dengan apel pada pagi hari.


"Di tengah suasana dampak bencana kami dari Pemkot tetap jaga semangat masyarakat di Denpasar," paparnya.


Dengan semangat Puputan Badung pihaknya yakin Denpasar akan bangkit dalam waktu sesingkat-singkatnya. (*)

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved