Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

BUNTUT Mr Terimakasih Ngaku Diculik dan Disetrum di Bali, Kripto Rp73 Juta Raib, Polda Buka Suara

BUNTUT Mr Terimakasih Ngaku Diculik dan Disetrum di Bali, Kripto Rp73 Juta Raib, Polda Buka Suara

Instagram/@mr.terimakasih
POSTINGAN - Postingan selebgram asal Rusia Sergei Domogatskii menyebut dirinya diculik dan disiksa. Iapun melaporkan peristiwa ini ke Polda Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang warga negara asing (WNA) asal Rusia, Sergei Domogatskii atau dikenal dengan nama Mr Terimakasih akhirnya menyambangi Polda  Bali.

Kedatangan Mr Terimakasih untuk melaporkan dugaan tindak pidana pemerasan dan kekerasan secara bersama-sama yang dialaminya di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Denpasar dan Badung, Bali

Dalam laporannya, Mr Terimakasih mengaku mengalami penculikan, penganiayaan, dan kerugian finansial setelah dipaksa mentransfer mata uang Kripto senilai ribuan Dolar AS.

Peristiwa dramatis yang dialami Mr Terimakasih di Bali itu terjadi pada Sabtu, 18 Oktober 2025, sekitar pukul 22.30 Wita. 

Baca juga: TAK DISANGKA Harga Bunga Gumitir di Gianyar Benar-benar Anjlok, Dari Rp 20 Ribu Kini Hanya Rp 6 Ribu

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, korban saat itu tengah mengendarai sepeda motor di sekitar Kawasan Pelabuhan Sanur, Denpasar, sebelum tiba-tiba dihadang oleh sebuah mobil Alphard.

"Dua orang tak dikenal yang mengenakan seragam dan topeng warna hitam keluar dari mobil dan memaksa pelapor atau Sergei Domogatskii masuk ke dalam mobil. Kemudian korban dibawa menuju sebuah rumah di daerah Bukit, Jimbaran, Kuta Selatan," jelas Kombes Ariasandy saat dihubungi Tribun Bali, pada Selasa 21 Oktober 2025.

Setibanya di lokasi, dugaan kekerasan terhadap Mr Terimakasih langsung terjadi.

Diakui korban, dirinya dipukul dan disiksa menggunakan aliran listrik.

Baca juga: 5 Berita Bali Hari Ini, Tak Ada Saksi Langsung Saat Timothy Jatuh, Harga Bunga Gumitir Anjlok

Para pelaku kemudian memaksa Mr Terimakasih untuk menyerahkan telepon genggamnya dan membuka password HP.

Tujuan utama para pelaku, yakni untuk menguras aset digital korban.

Mereka berhasil memindahkan uang dari dompet Kripto milik Mr Terimakasih senilai 4.617 USDT (setara sekitar 4.617 Dolar AS atau sekitar Rp73 juta, dengan asumsi kurs Rp16.000/USD).

Dua jam berselang korban diculik, situasi semakin mencekam ketika tiga orang terduga pelaku WN Rusia lainnya datang ke lokasi. 

Ketiganya meminta tebusan fantastis pada Mr Terimakasih yakni sebesar $1.000.000 (satu juta Dolar AS), dengan ancaman akan menjebloskan korban ke penjara.

Para pelaku bahkan menaruh suatu barang yang menyerupai pistol dan sebuah bungkusan yang dikatakan sebagai obat narkotika di genggaman tangan Mr Terimakasih

Karena korban mengaku tidak memiliki uang sebanyak itu, para pelaku memasukkannya kembali ke dalam mobil.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved