Berita Bali
Puluhan Peserta Pelatihan Wellness Therapist Dari Bali Dilepas KemenP2MI ke Maladewa Hingga Turki
Selama pelatihan, peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga dibekali sebagai duta pariwisata oleh Politeknik Pariwisata.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI. COM, DENPASAR - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) secara resmi melepas 40 peserta yang telah menyelesaikan program pelatihan Wellness Therapist di Balai Diklat Industri (BDI) Denpasar Bali, pada Kamis 4 Desember 2025.
Pelepasan ini menandai tonggak awal bagi penguatan penempatan tenaga terampil Indonesia di sektor wellness internasional yang permintaannya terus meningkat pesat.
Prosesi pelepasan ditandai dengan penyematan pin kepada perwakilan peserta oleh Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, didampingi oleh Wakil Menteri, Christina Aryani.
Program Wellness Therapist ini merupakan inisiatif strategis KemenP2MI yang dirancang khusus untuk menangkap potensi pasar kesehatan holistik global.
Baca juga: Bali Bersama Jogja dan Solo Jadi Tujuan Favorit Wisatawan Korea Selatan Untuk Destinasi Wellness
Pelatihan ini berbeda dari kurikulum spa konvensional, dibuat agar peserta memiliki nilai tambah dan kemampuan yang dibutuhkan industri kelas dunia.
“Program ini dirancang untuk menjawab potensi pasar wellness dunia yang terus berkembang. Kurikulumnya lebih komprehensif dan memberi nilai tambah bagi peserta,” jelas Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin.
Selama pelatihan, peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga dibekali sebagai duta pariwisata oleh Politeknik Pariwisata.
Hal ini bertujuan memperkuat peran mereka dalam membawa citra positif Indonesia di lingkungan kerja internasional.
Mereka akan bekerja di negara-negara seperti Maladewa, Turki dan lain sebagainya.
Selain itu, melalui dukungan Kementerian Perindustrian, peserta juga mahir dalam meracik aromatherapy oil dan essential oil berbahan minyak atsiri.
Dikatakan Menteri P2MI, sebagai tahap awal penempatan, para lulusan pelatihan ini akan diberangkatkan untuk bekerja di resor kelas dunia di Kepulauan Maladewa atau Maldives.
"Dari total 40 peserta, sebanyak 8 orang akan diberangkatkan dalam waktu dekat untuk mengisi posisi di resort high-end," bebernya.
Sementara peserta lainnya akan menyusul untuk ditempatkan ke berbagai negara yang membutuhkan tenaga terampil di bidang wellness dengan standar yang tinggi.
Pada kesempatan yang sama, Wamen Christina menambahkan bahwa program Wellness Therapist ke Maldives ini akan menjadi model penempatan baru yang rencananya akan direplikasi ke wilayah lain di Indonesia yang memiliki potensi serupa.
“Seperti halnya penempatan caregiver ke Singapura yang juga tengah berjalan, program wellness therapist ke Maldives ini akan kita duplikasi di daerah-daerah yang memiliki potensi, baik dari sisi sumber daya, minat masyarakat, maupun kesiapan lembaga pelatihannya,” terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Puluhan-Peserta-Pelatihan-Wellness-Therapist-Dari-Bali-Dilepas.jpg)