Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Nataru di Bali

Libur Nataru, Ratusan Porter Pelabuhan Benoa Bali Dibekali Seragam Baru Agar Lebih Terorganisir

Bagi para pelancong, khususnya yang membawa barang dalam jumlah besar, keberadaan porter adalah bantuan krusial. 

Tayang:
Istimewa/Pelindo
Porter pelabuhan saat menerima distribusi seragam baru untuk lebih terorganisir khususnya di masa Nataru. Libur Nataru, Ratusan Porter Pelabuhan Benoa Bali Dibekali Seragam Baru Agar Lebih Terorganisir 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Memasuki puncak arus mudik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, suasana di terminal penumpang Pelabuhan Benoa di Bali maupun seluruh Indonesia kini tampak berbeda. 

Sebanyak 3.612 porter pelabuhan mulai mengenakan seragam resmi baru sebagai bagian dari upaya meningkatkan standar pelayanan publik di sektor transportasi laut.

Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin menuturkan bahwa ini upaya untuk memberikan rasa aman bagi para pemudik yang kerap merasa was-was saat menitipkan barang bawaan di pelabuhan yang ramai.

"Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan rasa aman dan nyaman saat menggunakan jasa angkut barang di tengah padatnya mobilitas akhir tahun," kata Ali kepada Tribun Bali, pada Senin 22 Desember 2025.

Baca juga: Bali Sepi, Driver dan Tour Guide Keluhkan Tamu Minim, PHRI Sebut Turis Datang di Last Minute Nataru

Bagi para pelancong, khususnya yang membawa barang dalam jumlah besar, keberadaan porter adalah bantuan krusial. 

Namun, tanpa identitas yang jelas, interaksi di pelabuhan sering kali menimbulkan keraguan.

"Kejelasan identitas porter menjadi faktor penting dalam membangun rasa aman dan nyaman. Melalui seragam resmi, penumpang dapat dengan mudah mengenali porter yang bertugas, sehingga potensi kebingungan atau gangguan keamanan di area terminal dapat diminimalisir," bebernya. 

Adapun distribusi dukungan ini menjangkau seluruh wilayah di Indonesia, dengan fokus terbesar berada di wilayah timur. 

Regional 4, yang meliputi kota-kota seperti Makassar, Jayapura, hingga Manado, mencatat jumlah porter terbanyak dengan total 2.186 orang. 

Sementara itu di wilayah lain, Regional 3 yang mencakup area Tanjung Perak dan Benoa menerima 837 seragam.

Disusul oleh Regional 2 yang meliputi Tanjung Priok dan Pontianak sebanyak 350 seragam, serta Regional 1 di wilayah Belawan dan sekitarnya sebanyak 239 seragam.

Ali mengatakan bahwa program yang mengusung semangat “Melayani Sepenuh Hati” ini juga bertujuan mendorong para pekerja sektor informal tersebut agar tampil lebih profesional dan disiplin.

"Melalui penataan yang serentak ini, diharapkan pengalaman perjalanan masyarakat selama masa libur Nataru menjadi lebih terorganisir," bebernya. 

Ia menambahkan, kehadiran porter yang lebih tertib bukan hanya soal estetika terminal, melainkan bentuk dukungan bagi para pekerja lapangan.

"Agar tetap termotivasi memberikan pelayanan terbaik di tengah kepadatan arus penumpang," pungkasnya. (*) 

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved