Nyepi Di Bali
INI ALASAN Nyepi Akan Digelar Saat Tilem Kasanga, Bali Bakal Buat Kalender Sendiri, Sebulan 35 Hari!
Hal tersebut termuat dalam beberapa lontar seperti Lontar Sundarigama, Kuttara Kanda hingga Batur Kalawasan.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Pelayanan Kesehatan Prima untuk Sulinggih
Gubernur Bali, Wayan Koster mengakui jika selama ini kebijakannya kurang berpihak kepada sulinggih. Padahal menurutnya, yang mendoakan Bali adalah sulinggih salah satunya lewat puja surya sewana. Oleh karenanya, Koster mengaku akan memberikan fasilitas kepada para sulinggih.
Hal itu diungkapkan Koster saat membuka Pasamuhan Agung Sabha Kretha Hindu Dharma Nusantara (SKHDN) Pusat tahun 2025 di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, pada Selasa (30/12). Beberapa hal yang akan difasilitasi yakni terkait kesehatan hingga pendidikan cucu sulinggih.
Dirinya pun menugaskan Dinas Pemajuan Adat (PMA), Dinas Kebudayaan, dan Dinas Kesehatan untuk melakukan pembahasan. Koster pun meminta agar dibuatkan surat edaran ke seluruh rumah sakit di Bali, agar memprioritaskan pelayanan kepada sulinggih.
“Kalau ada sulinggih datang berobat, langsung ditangani, jangan sampai antre. Bali Mandara wajib hukumnya. Ada sulinggih, cepat ditangani dan diperlakukan terhormat. Diberikan layanan prima, jangan di kamar meseksek, berikan kamar khusus,” kata Koster.
Dalam bidang pendidikan, sulinggih yang memiliki cucu atau yang kurang mampu akan dibiayai pendidikannya dari SD sampai perguruan tinggi. “Kalau perguruan tinggi, masukkan ke program satu KK satu sarjana dengan biaya APBD. Supaya ada yang dirasakan keberpihakannya pada sulinggih,” imbuhnya.
Koster juga akan memberikan satu set alat nyurya sewana kepada masing-masing sulinggih. “Kadis PMA Januari geser anggarannya sebanyak sulinggih yang ada di Bali, yang ikut di sini,” paparnya.
Ketua Umum Sabha Kretha Hindu Dharma Nusantara (SKHDN) Pusat, Ida Shri Bhagawan Putra Nata Nawa Wangsa Pamayun mengatakan SKHDN merupakan perkumpulan sulinggi se-Nusantara. Di Bali yang masuk dalam anggota mencapai 600 sulinggih, Lombok 20, Sulawesi 9 sulinggih, dan Lampung 30 sulinggih. (sup)
| NYEPI Agar Jadi Warisan Budaya UNESCO, PHDI Bali Akan Rapat dengan Sabha Walaka hingga Sabha Pandita |
|
|---|
| MENKO PMK Wakili Presiden Hadiri Dharma Shanti Nyepi Nasional di Bali |
|
|---|
| Pawai Ogoh-ogoh Malam Pangerupukan di Denpasar Tanpa Sound System |
|
|---|
| Mapepada Wewalungan di Catus Pata Klungkung, Sucikan Sarana Tawur Agung |
|
|---|
| 373 Ogoh-ogoh Akan Diarak di Denpasar Saat Malam Pengerupukan, Batas Waktu Pukul 24.00 Wita |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-nyepi.jpg)