Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Wacana Bus Listrik Untuk Mobilitas Singaraja Denpasar, Dishub Bali Nilai Perlu Kajian 

Wacana Bus Listrik Untuk Mobilitas Singaraja Denpasar, Dishub Bali Nilai Perlu Kajian 

Tayang:
Zaenal Nur Arifin - Tribun Bali
UJI COBA - Unit shuttle bus listrik menjalani uji coba untuk mengantarkan wisatawan keliling kawasan The Nusa Dua, Kabupate Badung, Kamis (13/11). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Setelah pembangunan jalan pintas (shortcut) Singaraja - Mengwitani titik 9 dan 10 usai, Gubernur Bali, Wayan Koster sebut akan  menyiapkan transportasi darat berupa bus listrik untuk melayani masyarakat dari Singaraja menuju Denpasar dan sebaliknya. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Kadek Mudarta mengatakan gagasan tentang layanan bus listrik Denpasar-Buleleng perlu didukung dan ditindaklanjuti dengan kajian, untuk melihat aspek teknis, ekonomi, kelembagaan, sosial.  

Baca juga: RSUD Wangaya Bali dan Puskesmas Densel 1 Jadi Tempat Deteksi Super Flu

“Yang saat ini sedang berproses adalah Bus listrik hibah dari GGGI sebanyak 10 unit. Sesuai kajian yg dilakukan konsultan yang ditunjuk GGGI, bus tersebut akan dioperasikan melayani rute GOR-Politeknik Negeri Bali,” katanya pada, Kamis 13 Januari 2026. 

Lebih lanjutnya ia mengatakan kajian mencakup antara lain aspek teknis (rute, spesifikasi bus, infrastruktur pendukung) ekonomi (demand, benefit, biaya, model bisnis,dll), kelembagaan (siapa yang akan mengelola dan strukturnya), sosial (pemenuhan aspek gender dan inklusi sosial serta penerimaan masyarakat). 

Baca juga: Babak Baru Kasus Penetapan Tersangka Kakanwil BPN Bali, Tim Advokat Layangkan Gugatan Praperadilan 

“Sesuai kajian konsultan GGGI, 10 unit bus hibah GGGI untuk rute GOR-PNB. Proses hibah bus GGGI melalui Kemenhub dan dari Kemenhub baru ke Pemprov. Sementara baru segitu infonya,” pungkasnya. 

 


Sebelumnya, Pembangunan jalan pintas (shortcut) Singaraja - Mengwitani titik 9 dan 10 telah dimulai, Rabu 7 Januari 2026. 

Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama (ground breaking) di Banjar Dinas Pererenan Bunut, Desa Gitgit, Kacamatan Sukasada dipimpin langsung Gubernur Bali, Wayan Koster. 

Dalam sambutannya, Koster mengatakan begitu dilantik sebagai Gubernur Bali periode kedua pada 20 Februari 2025, dalam hitungan minggu ia segera menghadap Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo. 

Ia meminta agar pembangunan jalan shortcut bisa dilanjutkan. 

 


Koster pun menyiapkan transportasi darat berupa bus listrik untuk melayani masyarakat dari Singaraja menuju Denpasar dan sebaliknya. Dengan demikian, masyarakat Singaraja yang bekerja di Denpasar tidak perlu ngekos. Koster mengatakan hal ini setelah pembangunan shortcut titik 11-12 selesai dibangun. 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved