Profil
Profil I Wayan Suyasa, dari Kader Golkar Badung ke Ketua DPW PSI Bali
I Wayan Suyasa, SH lahir di Badung, Bali, pada 6 Februari 1971. Namanya dikenal luas dalam kancah politik Kabupaten Badung sebagai politisi
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - I Wayan Suyasa, SH lahir di Badung, Bali, pada 6 Februari 1971.
Namanya dikenal luas dalam kancah politik Kabupaten Badung sebagai politisi yang meniti karier dari bawah, berangkat dari dunia pekerja, organisasi masyarakat, hingga parlemen daerah.
Suyasa mengawali perjalanan profesionalnya di sektor pariwisata.
Ia bekerja di Hotel Bali Resort & Novotel Bali selama kurang lebih 15 tahun (1992–2007).
Baca juga: WAYAN Suyasa Resmi Berlabuh ke PSI, Jadi Ketua DPW Bali, Targetkan 4 Besar di Bali
Pengalaman panjang di industri jasa ini membentuk pemahamannya terhadap dinamika ekonomi pariwisata, sektor utama penopang Badung dan Bali secara umum.
Di luar dunia kerja, Suyasa aktif dalam berbagai organisasi.
Ia pernah menjabat Ketua DPC Baladika Bali Kabupaten Badung, Ketua DPC Federasi Serikat Pekerja Bali Kabupaten Badung, serta Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Angsoka Sari.
Keterlibatannya dalam organisasi buruh dan koperasi memperkuat citranya sebagai figur yang dekat dengan isu kesejahteraan pekerja dan ekonomi kerakyatan.
Baca juga: DPRD Bali Optimis Raperda Dapat Atur KTP Driver Jadi Domisili Bali, Suyasa : Bukannya Rasis
Karier politik Suyasa dimulai saat terpilih sebagai anggota DPRD Badung periode 2004–2009 melalui Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK) dari daerah pemilihan Mengwi.
Setelah sempat berada di luar parlemen, ia kembali terpilih menjadi anggota DPRD Badung periode 2014–2019 melalui Partai Golkar.
Pada periode ini, Suyasa dipercaya menjabat Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Badung.
Pada periode berikutnya, 2019–2024, Suyasa menduduki posisi Wakil Ketua I DPRD Badung. Di bawah kepemimpinannya sebagai Ketua DPD II Golkar Badung, perolehan kursi Golkar di DPRD Badung meningkat signifikan dari 7 kursi menjadi 11 kursi pada Pemilu Legislatif 2024.
Baca juga: PUCUK Pimpinan Anyar Golkar Badung, Turah Tut Menang Aklamasi, Suyasa Pilih Mundur dari Calon Ketua
Capaian tersebut melampaui ambang batas 20 persen, yang secara politik membuka peluang Golkar mengusung calon bupati tanpa koalisi.
Momentum itu mengantarkan I Wayan Suyasa maju sebagai calon Bupati Badung pada Pilkada 2024. Meski tidak terpilih, posisinya tetap diperhitungkan sebagai salah satu tokoh politik lokal dengan basis massa dan pengalaman legislatif yang kuat.
Memasuki 2026, Suyasa mengambil langkah politik baru. Ia resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Bali, menggantikan I Nengah Yasa Adi Susanto yang mengundurkan diri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Bakal-Calon-Bupati-Badung-I-Wayan-Suyasa.jpg)