Virus Nipah
Virus Nipah, Bandara Ngurah Rai Bali Perketat Pengawasan Kedatangan, Pasang 4 Unit Thermal Scanner
Rata-rata terdapat pelayanan kepada 24 ribu penumpang datang maupun pergi dari keseluruhan rute India.
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meningkatkan kewaspadaan menyusul laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait temuan kasus virus Nipah di Asia.
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali sebagai gerbang masuk utama wisatawan mancanegara ke Indonesia pun meningkatkan kewaspadaannya.
“Sehubungan dengan meningkatnya kasus penularan Virus Nipah khususnya di kawasan India, kami secara intensif melakukan koordinasi dengan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Denpasar dalam hal pengawasan di lingkungan bandara,” ujar Communication and Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai - Bali, Gede Eka Sandi Asmadi, Rabu 28 Januari 2026.
Ia menambahkan meskipun tidak terdapat pengawasan khusus bagi WNA India atau rute penerbangan India, seluruh personel di lingkungan bandara berkomitmen untuk melakukan pengawasan secara ketat dan menyeluruh dalam pencegahan penularan Virus Nipah di area kedatangan bandara.
Baca juga: TERUNGKAP Mahasiswi Made Vaniradya dan Pacar Sempat Lakukan ini di Pantai Nipah Sebelum Tewas
“Dalam hal pengawasan Virus Nipah, terdapat dua unit thermal scanner di kedatangan internasional, satu unit di kedatangan domestik, dan satu unit yang disiagakan di terminal VIP,” imbuh Gede Eka Sandi.
Lebih lanjut ia menyampaikan jika ditemukan penumpang yang menunjukkan gejala, maka akan ditindak lanjuti pihak BBKK dengan merujuk penumpang tersebut ke Rumah Sakit Umum Pusat Prof. dr. I.G.N.G Ngoerah, Denpasar.
Adapun untuk pelayanan rute India di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, saat ini terdapat rute menuju New Delhi, Bengaluru, dan Mumbai yang masing-masing beroperasi satu kali setiap harinya.
Rata-rata terdapat pelayanan kepada 24 ribu penumpang datang maupun pergi dari keseluruhan rute India per bulan. Sehingga per harinya sekitar 792 penumpang.
Dimana penerbangan reguler dari India ke Bali dilayani oleh dua maskapai yakni IndiGo dan Air India secara pulang-pergi (pp) ke tiga kota besar di Negeri Bollywood itu.
Sebelumnya, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, menegaskan bahwa hingga kini Indonesia masih bebas dari virus Nipah.
“Hingga saat ini belum dilaporkan adanya kasus konfirmasi penyakit virus Nipah di Indonesia,” ujar Aji dalam keterangan tertulisnya.
Sebagai langkah antisipasi, Kemenkes terus memantau perkembangan global, memperketat pengawasan pintu masuk negara, serta meningkatkan deteksi dini melalui fasilitas pelayanan kesehatan dan sistem surveilans penyakit infeksi emerging. (zae)
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Suasana-terminal-kedatangan-domestik-Bandara-Internasional-I-Gusti-cs.jpg)