IMLEK 2026
Etnis Tionghoa dan Umat Hindu Rayakan Imlek di Kongco Dwipayana
Cara mereka sembahyang beragam. Ada yang melakukan panca sembah atau berdoa secara Hindu dengan bunga, ada pula yang menggunakan dupa.
TRIBUN-BALI.COM - Ratusan umat datang silih berganti melaksanakan persembahyangan di Griya Kongco Dwipayana, Jalan Tanah Kilap, Desa Pemogan, Kota Denpasar. Mereka melakukan persembahyangan dalam rangka Tahun Baru Imlek 2577, Selasa (17/2).
Suasana keberagaman sangat kental terlihat di Kongco ini. Tak hanya etnis Tionghoa, umat Hindu Bali juga datang untuk melaksanakan persembahyangan ke Kongco ini. Busana, sarana upakara, cara mereka berdoa pun beragam sesuai keyakinan dengan didominasi warna merah.
Ada yang menggunakan pakaian adat Bali, ada pula yang terlihat menggunakan pakaian serba merah. Ada yang membawa banten maupun canang sebagaimana yang dibawa ke pura, dan ada yang membawa dupa.
Cara mereka sembahyang beragam. Ada yang melakukan panca sembah atau berdoa secara Hindu dengan bunga, ada pula yang menggunakan dupa. Selanjutnya usai sembahyang mereka diperciki tirta oleh pemangku di sana dan mendapat bija berwarna kuning.
Salah satu pemedek, I Gusti Ngurah Sunada mengaku dirinya sembahyang bersama keluarganya. Pria asal Panji Buleleng ini mengatakan dirinya membawa sarana pejati untuk bersembahyang di Griya Kongco Dwipayana.
Baca juga: PRIA Asal Malang Ditemukan Meninggal Dunia di Gudang, Praminto Sempat Minta Tolong Kesakitan
Baca juga: LUSA Dilaksanakan Upacara Ngeruwak, Buleleng Mulai Groundbreaking Penataan Titik Nol Singaraja
Selain itu, juga menggunakan sarana dupa. Dirinya pun mengaku sangat terkesan dengan keberagaman di Kongco ini. “Semoga di momen Imlek ini akan tumbuh kedamaian untuk kita semua,” paparnya.
Pemangku di Kongco Dwipayana, Ida Bagus Adnyana mengatakan persembahyangan bersama telah dilakukan pada pukul 00.00 Wita untuk melepas tahun yang sebelumnya dan membuka tahun yang baru.
Persembahyangan ini usai pukul 02.00 Wita yang kemudian dilanjutkan dengan persembahyangan sendiri-sendiri.
Ia menyebut ada 31 titik persembahyangan di Kongco ini. “Tahun Baru Imlek ini kita membuka lembaran baru. Persembahyangan ini berlangsung hingga tengah malam nanti. Umat yang datang dari segala penjuru,” katanya.
Di tahun kuda api, ia berharap agar semua orang memanfaatkan peluang yang ada. “Jika mampu memanfaatkan peluang maka akan jadi sukses. Berpacu dengan waktu. Namun kalau salah, bisa membuat hancur. Harus hati-hati juga,” paparnya.
Ia pun berharap tahun ini akan lebih baik dari tahun sebelumnya. Nuansa merah pun sangat kental pada Kongco ini. “Merah itu lambang kecerahan. Kecerahan merupakan simbol sejahtera dan bahagia karena sejahtera memberikan kebahagiaan. Omong kosong jika tanpa kesejahteraan akan Bahagia,” katanya.
Selain persembahyangan, juga digelar hiburan kesenian di tempat ini mulai dari Barongsai hingga kesenian Bali. “Tadi (kemarin) malam hampir seimbang antara etnis Tionghoa dan Bali. Kalau Bali kan kepercayaannya Siwa Budha. Jadi antara pura dengan klenteng ada kemiripan, kebersamaan,” katanya.
Sementara itu, perayaan Tahun Baru Imlek 2577 2026 di Vihara Dharmayana, Kuta, Kabupaten Badung berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebersamaan. Ratusan umat etnis Tionghoa terlihat memadati area vihara untuk bersembahyang dan memanjatkan doa menyambut tahun yang baru.
“Di Vihara Dharmayana Kuta, tahun baru Imlek 2577 di Shio Kuda ini, kita sudah mulai dari pukul 00.00 WITA tadi. Antusias umat untuk datang ke sini sangat luar biasa,” ujar Penanggung Jawab Pengurus Vihara Dharamayana Kuta, Adi Dharmaja Kusuma.
Menurutnya, antusiasme umat etnis Tionghoa ini dibuktikan sejak dini hari tepat pukul 00.00 WITA ratusan umat datang ke Vihara yang diawali dengan menyalakan lilin-lilin. Kemudian umat silih berganti datang ke vihara.
| TUTUP Rangkaian Tahun Baru Imlek, Griya Kongco Dwipayana Tanah Kilap Gelar Perayaan Cap Go Meh |
|
|---|
| Penyeberangan Sanur-Nusa Penida Tembus 6.000 Per Hari |
|
|---|
| Imlek 2026, Warga Tionghoa di Gianyar Bali Rayakan Tahun Baru Cina di Cong Poo Kong Bio |
|
|---|
| Rayakan Imlek 2577, Vihara Dharmayana Kuta Dikunjungi Ribuan Umat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Persembahyangan-Imlek-di-Griya-Kongco-Dwipayana-Tanah-Kilap-Denpasar.jpg)