Sampah di Bali
Menteri LH Dijadwalkan Kunjungi Denpasar dan Badung Esok, Pantau Progres Pengelolaan Sampah
Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali pada Kamis, 5 Maret 2026 esok.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali pada Kamis, 5 Maret 2026 esok.
Kedatangan menteri ke Bali ini guna memantau langsung progres pengelolaan sampah di dua wilayah utama, yakni Kabupaten Badung dan Kota Denpasar.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan komitmen serta keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan sampah, khususnya dari sisi hulu.
Baca juga: DPRD Denpasar Dorong PDU Padangsambian Tingkatkan Kapasitas Olah Sampah 35 Ton per Hari
Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat diwawancarai, Rabu, 4 Maret 2026.
Arya Wibawa menyampaikan bahwa meskipun jadwal kementerian masih bersifat dinamis, fokus utama kunjungan adalah melihat kesiapan pemerintah kota dan kabupaten dalam mengelola sampah secara mandiri.
"Bapak Menteri hadir untuk memastikan keseriusan kaitan dengan komitmen Pemerintah Kota dan Kabupaten Badung mengelola sampahnya dari hulunya," ujar Arya Wibawa.
Ia menambahkan nantinya pihaknya akan memberikan informasi mengenai keberhasilan tata kelola sampah di tingkat desa atau kelurahan yang mungkin belum tersampaikan ke kementerian.
Baca juga: Sempat Menginap, Truk Swakelola Kembali Buang Tumpukan Sampah di TPA Suwung Bali
"Di beberapa wilayah sudah kita lakukan secara masif. Pak Wali Kota mungkin akan mengarahkan Menteri ke lokasi tersebut untuk menunjukkan bahwa masyarakat Denpasar sudah mulai melakukan pemilahan di hulu," imbuhnya.
Kunjungan ini juga berkaitan erat dengan rencana penutupan TPA Suwung.
Menteri LH memberikan persyaratan bagi Denpasar dan Badung untuk serius mengikuti arahan pengelolaan sampah di hulu selama mendapatkan relaksasi penggunaan TPA Suwung.
Baca juga: CLOSED TPA Suwung! Gubernur Koster Sebut Semua TPA di Bali Overload, Antrean Truk Pengangkut Sampah
Di mana pemerintah daerah diberikan ruang hingga Juni 2026 untuk terus menggunakan TPA Suwung sembari mematangkan langkah penyelesaian sampah.
"Secara teknis, kesiapan penuh Denpasar baru bisa pada akhir Juni 2026. Kami akan mempercepat pengadaan dan perakitan mesin-mesin pengolah sampah," paparnya.
Ia menambahkan, sampah yang diizinkan dibuang ke TPA Suwung saat ini adalah pembuangan residu ke TPA Suwung hingga bulan Juni.
Adapun agenda Menteri LH di Bali, yakni mengikuti bersih-bersih pantai di Pantai Jimbaran, Badung sekaligus penyerahan Wood Chipper.
Dilanjutkan kunjungan ke dua lokasi perumahan, yaitu Perumahan Permata Nusa Dua dan Desa Kutuh, Badung, guna meninjau secara langsung proses pemilahan sampah berbasis sumber oleh warga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Di-tengah-cuaca-buruk-deretan-truk-sampah-ini-tetap-mengantri-membuang-sampah-ke-TPA-Suwung.jpg)