Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Nyepi dan Lebaran Berhimpitan, Polda Bali Sisir dan Pastikan Kesiapan Sarpras Cegah Kemacetan

Nyepi dan Lebaran Berhimpitan, Polda Bali Sisir dan Pastikan Kesiapan Sarpras Cegah Kemacetan

Tayang:
Tribun Bali/I Made Prasetia
Suasana antrean kendaraan pemudik di Pelabuhan Gilimanuk pada momen arus mudik Lebaran 2025, Minggu 23 Maret 2025. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Direktorat Lalu Lintas Polda Bali bergerak cepat mengamankan urat nadi transportasi di Pulau Dewata dengan menyisir langsung seluruh jalur mudik dan titik penyeberangan utama. 

Polda Bali memastikan kesiapan Operasi Ketupat Agung 2026 mengingat adanya tantangan ganda berupa perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 yang waktunya berdekatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Penyisiran yang berlangsung selama dua hari ini menyasar lokasi-lokasi vital yang diprediksi akan menjadi titik penumpukan kendaraan. 

Baca juga: Polda Bali Tak Tepis Kejahatan Internasional Terorganisir Dalam Kasus Mutilasi Ihor Komarov

Pada hari pertama, tim Ditlantas Polda Bali fokus membedah kesiapan di wilayah timur dan selatan.

Mulai dari Pos Terpadu Pelabuhan Padangbai di Karangasem, Pos Pelayanan Goa Lawah di Klungkung, hingga Pelabuhan The Angkal Kusamba dan Pos Pengamanan Masceti di Gianyar. 

Baca juga: Pasca Kepesertaan Mendadak Non Aktif, 1.165 Peserta BPJS PBI JK di Klungkung Bali Sudah Reaktivasi

Di titik-titik ini, polisi memastikan sistem pelayanan penyeberangan tidak akan kedodoran saat lonjakan penumpang mulai mengalir.


Memasuki hari kedua, fokus beralih sepenuhnya ke jalur utama Denpasar - Gilimanuk yang selama ini menjadi jalur tersibuk saat arus mudik. 


Pengecekan dilakukan secara detail di Pos Terpadu Terminal Mengwi, Pos Pengamanan Selabih Tabanan, hingga Pos Pelayanan Gilimanuk. 


Tidak hanya sekadar memantau posko, tim juga memastikan kesiapan buffer zone atau zona penyangga kendaraan, armada mobil derek hingga bengkel siaga yang disiagakan untuk mengantisipasi kendaraan mogok yang berpotensi memicu kemacetan panjang.


Direktur Lalu Lintas Polda Bali, Kombes Pol Turmudi, menegaskan bahwa survei lapangan ini adalah upaya untuk memastikan tidak ada celah kesalahan dalam pengaturan lalu lintas nantinya. 


Ia menekankan bahwa pengecekan sarana prasarana dan kesiapan personel di setiap pos operasi harus dipastikan matang sebelum Operasi Ketupat Agung 2026 resmi dimulai.


“Kami melakukan survei langsung ke sejumlah jalur utama, pos operasi, serta kawasan pelabuhan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, dan sistem pengaturan lalu lintas," kata Kombes Pol Turmudi, pada Kamis 12 Maret 2026


"Hal ini penting agar pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2026 dapat berjalan optimal sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, tertib, dan lancar,” sambungnya.


Dinamika mudik tahun 2026 ini diakui memiliki kompleksitas yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. 


Pertemuan dua hari besar keagamaan dalam waktu yang hampir bersamaan menuntut Polda Bali melakukan koordinasi lintas instansi secara lebih intensif, mulai dari pengelola pelabuhan hingga pemerintah daerah. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved