Ramadan di Bali
142 SPKLU di Bali Siap Dukung Mobilitas Masyarakat Selama Libur Lebaran 2026
Sambut Lebaran, SPKLU Center Hayam Wuruk Denpasar saat ini menjadi pusat pengisian terbesar di Bali
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – PT PLN (Persero) memastikan kesiapan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Bali untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode mudik dan libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah.
Selain memastikan keandalan fasilitas pengisian daya, PLN juga menghadirkan dukungan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile untuk membantu pengguna kendaraan listrik merencanakan perjalanan dengan lebih mudah.
Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto, melakukan inspeksi langsung kesiapan fasilitas di sejumlah titik strategis, mulai dari SPKLU Gilimanuk, SPKLU Negara, SPKLU Soka, hingga SPKLU Center Hayam Wuruk Denpasar yang merupakan salah satu pusat SPKLU terbesar di Bali.
“Dalam rangka memastikan kesiapan menjelang Idulfitri, kami melakukan pengecekan sampling di beberapa SPKLU. Di SPKLU Center Hayam Wuruk Denpasar ini kami memastikan kesiapan teknis mulai dari trafo, kabel, mesin pengisian hingga aspek keselamatan kerja seperti APAR. Hasilnya seluruh fasilitas berfungsi dengan baik dan siap melayani pemudik maupun pelancong pengguna kendaraan listrik,” ujar Adi pada Jumat 13 Maret 2026.
Baca juga: 500 Kuota Mudik Gratis dari PLN UID Bali Mulai Dibuka, Ini Cara Daftarnya
SPKLU Center Hayam Wuruk Denpasar menjadi salah satu lokasi favorit pengguna kendaraan listrik karena dilengkapi teknologi Ultra Fast Charging dan Fast Charging yang memungkinkan pengisian daya lebih cepat.
“Para pengguna EV tidak perlu ragu menggunakan SPKLU PLN. Infrastruktur kelistrikan dan sistem operasionalnya telah dipastikan siap sehingga perjalanan dapat dinikmati dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Di Bali, PLN UID Bali menyiapkan 142 EV charger atau SPKLU yang tersebar di 93 lokasi di 9 kabupaten/kota, serta menyiagakan petugas selama 24 jam untuk memastikan pelayanan optimal bagi masyarakat maupun wisatawan yang menggunakan kendaraan listrik.
General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, mengatakan kesiapan tersebut menjadi bagian dari upaya PLN mendukung mobilitas pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan dari Jawa menuju Bali maupun sebaliknya.
“Seluruh SPKLU telah dilengkapi petugas yang siaga 24 jam sehingga pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir kehabisan daya saat melakukan perjalanan di Bali,” ucap Eric.
Ia menambahkan, bahwa SPKLU Center Hayam Wuruk Denpasar saat ini menjadi pusat pengisian terbesar di Bali dan ke depan PLN akan terus menambah SPKLU Center di berbagai titik strategis.
“Melihat pertumbuhan kendaraan listrik di Bali yang meningkat hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya, kami akan terus memperkuat infrastruktur pengisian agar ekosistem kendaraan listrik semakin siap,” jelasnya.
Selain infrastruktur fisik, PLN juga menghadirkan kemudahan layanan melalui aplikasi PLN Mobile yang memungkinkan pengguna kendaraan listrik mengakses berbagai fitur pendukung perjalanan.
EVP Niaga dan Pemasaran PLN, Nayusrizal, menjelaskan bahwa PLN Mobile dirancang sebagai ‘Your EV Partner’ bagi pengguna kendaraan listrik.
“Melalui PLN Mobile, pengguna dapat mengecek lokasi SPKLU terdekat dan melihat charger yang tersedia. Ada juga fitur Trip Planner yang membantu merencanakan perjalanan kendaraan listrik, serta fitur antrean EV untuk mengetahui charger yang kosong sehingga waktu tunggu dapat lebih efisien,” imbuh Nayus.
Dari sisi dukungan digital, ICON Plus memastikan seluruh SPKLU telah terhubung dalam sistem digital yang memungkinkan pengguna memantau ketersediaan charger secara real time melalui PLN Mobile.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/142-SPKLU-di-Bali-Siap-Dukung-Mobilitas-Masyarakat-Selama-Libur-Lebaran-2026.jpg)