WNA Berulah di Bali
Bule Nge-Drift di Nusa Dua Bali, Bikini Garage Dukung Tindakan Polisi Agar Tak Coreng Pariwisata
Dendi melihat penanganan kasus ini bentuk tindakan nyata kepolisian dalam menjaga iklim pariwisata Bali agar tetap kondusif.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gerak cepat Satlantas Polresta Denpasar dan Polsek Kuta Selatan dalam menindak aksi ugal-ugalan seorang turis berinisial DR (29) dengan menggunakan mobil Porsche direspons manajemen Bikini Garage, penyedia jasa sewa mobil mewah di Bali.
Warga negara Rusia tersebut sebelumnya viral setelah melakukan aksi drifting menggunakan Porsche Boxster biru di Simpang Pratama, Nusa Dua, Badung, Bali, pada Jumat 13 Maret 202 dini hari,
Owner Bikini Garage, Dendi Satrio, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh langkah kepolisian yang memberikan sanksi tegas kepada oknum penyewa kendaraan miliknya tersebut.
Menurutnya, tindakan DR yang melakukan manuver berbahaya di jalan raya telah mengabaikan keselamatan berlalu lintas dan meresahkan masyarakat luas.
Baca juga: Terima Keluhan Warga, Polres Klungkung Bali Bubarkan Aksi Balap Liar di Jembatan Merah PKB
"Kami mendukung penuh langkah Satlantas Polresta Denpasar dalam memberikan edukasi serta sanksi kepada oknum penyewa yang telah mengabaikan keselamatan berlalu lintas dan meresahkan masyarakat," kata Dendi kepada Tribun Bali, pada Minggu 15 Maret 2026.
"Kami sangat menyayangkan perilaku oknum tamu tersebut yang tidak menghormati aturan lalu lintas di Bali," imbuhnya.
Dendi menambahkan, sebagai pelaku usaha, keamanan publik merupakan prioritas utama yang tidak bisa ditawar.
Ia mengecam segala bentuk pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh penyewa kendaraan.
Bagi dia, aksi pamer kemampuan mengemudi yang tidak pada tempatnya tersebut sangat mengganggu kenyamanan wisatawan lain yang sedang menikmati suasana Bali.
"Kami sebagai masyarakat Bali sangat menyayangkan aksi mobil ugal-ugalan tersebut. Jangan sampai dengan adanya aksi tersebut wisatawan di Bali terganggu," jelasnya.
Lebih lanjut, Dendi melihat penanganan kasus ini bentuk tindakan nyata kepolisian dalam menjaga iklim pariwisata Bali agar tetap kondusif.
Menurutnya, inergi yang kuat antara pengusaha rental mobil mewah dan Kepolisian Bali menjadi kunci efisiensi penyelesaian masalah di lapangan.
Komunikasi yang terbuka memungkinkan pihak kepolisian mengidentifikasi pelanggar dengan cepat, meski rantai penyewaan terkadang cukup rumit.
"Sinergi ini membuktikan bahwa Polri hadir untuk menjaga iklim pariwisata Bali tetap kondusif dan aman. Komunikasi yang terbuka memungkinkan penanganan masalah di lapangan dapat diselesaikan dengan sangat efisien," jelas Dendi.
Menyikapi insiden tersebut, Bikini Garage berkomitmen untuk melakukan evaluasi internal secara menyeluruh.