Ramadan di Bali
Strategi Buffer Zone Berhasil, Antrean Mengular di Gilimanuk Bali Hilang, Fokus Area Pelabuhan
Seluruh area parkir di Dermaga MB 1, 2, 3, 4, hingga dermaga LCM dan parkir Terminal Manuver telah terisi penuh oleh kendaraan pribadi.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA – Situasi arus mudik di pintu keluar Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk menunjukkan perubahan signifikan pada Rabu 18 Maret 2026 sore.
Memasuki pukul 16.00 WITA, antrean kendaraan pribadi yang sebelumnya sempat mengular hingga ke jalur utama kini telah berhasil dibersihkan dan dialihkan sepenuhnya ke titik-titik penampungan sebelum masuk ke dermaga.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, mengonfirmasi bahwa saat ini tidak ada lagi tumpukan kendaraan pribadi yang mengganggu kelancaran arus lalu lintas di jalan raya menuju pelabuhan.
Seluruh kendaraan dialihkan ke buffer zone Terminal Cargo dengan sistem kanalisasi yang terbagi dalam tiga gang utama.
Baca juga: 71 Ribu Pergerakan Penumpang Diprediksi Jadi Puncak Arus Mudik di Bandara Ngurah Rai Bali
Skema ini terbukti efektif menarik kepadatan dari jalur publik langsung menuju jantung pelabuhan secara teratur.
"Situasi dalam keadaan aman. Untuk kendaraan pribadi, nihil antrean di jalur utama. Semuanya sudah masuk ke buffer zone Terminal Cargo dengan alur kanalisasi gang satu, dua, dan tiga untuk langsung menuju pelabuhan," ujar Kombes Pol Ariasandy kepada Tribun Bali.
Meski jalur utama sudah bersih dari mobil pribadi, ia mencatat masih terdapat antrean truk sepanjang satu kilometer dari pintu masuk gerbang tiket, sementara untuk bus dilaporkan nihil.
Di dalam area otoritas pelabuhan, aktivitas terpantau sangat padat namun tetap bergerak.
Seluruh area parkir di Dermaga MB 1, 2, 3, 4, hingga dermaga LCM dan parkir Terminal Manuver telah terisi penuh oleh kendaraan pribadi.
Sebaliknya, bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor, petugas melaporkan tidak ada antrean sama sekali atau nihil di area penyeberangan.
Pihak kepolisian bersama otoritas pelabuhan telah mengoperasikan sebanyak 40 unit kapal untuk mempercepat pengosongan daratan Bali.
Dari jumlah tersebut, 30 unit kapal menjalankan pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB) sejak pukul 10.30 WITA untuk memangkas waktu sandar dan bongkar muat.
"Semoga malam ini terangkut semua," bebernya.
Dirlantas Polda Bali, Kombes Pol Turmudi, menekankan bahwa kondisi yang terjadi di Gilimanuk bukanlah kemacetan total, melainkan kepadatan volume kendaraan yang memang mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
"Situasi lalu lintas secara umum itu bukan kemacetan ya, tapi kepadatan. Kepadatan karena memang banyaknya pemudik yang masuk. Tahun ini volume kendaraan naik sekitar 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Strategi-Buffer-Zone-Berhasil-Antrean-Mengular-di-Gilimanuk-Bali-Hilang-Fokus-Area-Pelabuhan.jpg)