Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Viral di Bali

Pasca Amankan Satu Orang, Polsek Densel Buru Kelompok Pemuda Terlibat Keributan di Kos Pemogan

Tim Reskrim Polsek Denpasar Selatan kini tengah melakukan pengejaran terhadap belasan orang yang terlibat dalam aksi keributan berdarah

Istimewa
RUSAK - Kondisi kerusakan mobil akibat keributan massa di Jalan Tunjung Biru, Pemogan, Denpasar Selatan, Minggu 26 April 2026. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Tim Reskrim Polsek Denpasar Selatan kini tengah melakukan pengejaran terhadap belasan orang yang terlibat dalam aksi keributan berdarah di Jalan Tunjung Biru, lingkungan Taruna Bineka, Desa Pemogan, Minggu 26 April 2026 dini hari. 

Sebelumnya, polisi telah mengamankan satu orang terduga pelaku utama berinisial GAS alias Andre Solo (22) asal Nusa Tenggara Timur, sementara sekitar 15 hingga 20 orang rekan lainnya yang sempat mengamuk membawa senjata tajam dan benda lainnya masih dalam status buron.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian tidak akan tinggal diam terhadap aksi premanisme yang meresahkan masyarakat tersebut. 

Baca juga: KELAHI Kelompok Pemuda Berujung Anarkis di Pemogan, 1 Orang Diamankan Polisi, Dipicu Gelas Pecah!

Saat ini, penyidik tengah mendalami peran masing-masing orang yang terekam dalam video viral saat bentrokan terjadi sekitar pukul 01.00 WITA.

"Satu orang terduga pelaku berinisial GAS sudah kami amankan di Mako Polsek Denpasar Selatan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut," tegas Iptu Gede Adi, pada Senin 27 April 2026.

"Namun, pengejaran tidak berhenti di sini. Sejumlah pelaku lainnya masih dalam lidik dan kami sedang memburu mereka, terutama mereka yang teridentifikasi membawa senjata tajam saat kejadian," imbuhnya. 

Keributan yang mencekam ini berawal dari hal sepele, yakni perselisihan antar penghuni kos yang tengah menggelar pesta minuman keras (miras). 

Baca juga: AKSI Balas Dendam Massa Berparang Sedang Indekos di Pemogan, Dipicu Gelas Pecah Saat Pesta Miras!

Dalam kondisi mabuk berat, Andre Solo alias GAS tidak sengaja memecahkan gelas yang serpihannya melukai kaki rekannya bernama Ino Nani. 

Hal ini memicu aksi pemukulan yang kemudian berbuntut panjang. 

Andre Solo yang tidak terima dipukul Andre Nani sempat meninggalkan lokasi, namun kembali satu jam kemudian bersama massa berjumlah 15 hingga 20 orang untuk melakukan aksi balas dendam.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, menambahkan bahwa kedatangan kelompok massa tersebut memicu keributan di depan area kos. 

Baca juga: Dipicu Gelas Pecah, Viral Aksi Balas Dendam Massa Berparang di Pemogan, 1 Orang Diamankan 

Mereka tidak hanya berteriak mengancam penghuni kos, tetapi juga melakukan aksi pelemparan batu dan mengayunkan parang hingga membuat panik warga sekitar.

"Aksi ini mengakibatkan satu unit mobil Toyota Innova milik warga bernama Chevy Agung Martadewa mengalami kerusakan parah pada kaca belakang akibat hantaman batu," jelas Iptu Azel.

Polisi memastikan bahwa identitas para pelaku lain yang melarikan diri sudah mulai terpetakan. 

Penyelidikan intensif terus dilakukan dengan memeriksa saksi-saksi kunci, mulai dari Kepala Dusun hingga penghuni kos.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved