Seputar Bali
Dampak Perang Timur Tengah, Dari BBM dan LPG, Kini Harga Plastik Kresek di Bali Naik 100 Persen
Dampak perang di timur tengah sepertinya semakin berdampak mengingat beberapa harga komoditas mulai naik.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ngurah Adi Kusuma
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dampak perang di timur tengah sepertinya semakin berdampak mengingat beberapa harga komoditas mulai naik.
Sebelumnya, Pertamina resmi menaikkan harga BBM non subsidi dengan cukup signifikan.
Salah satu jenis bahan bakar yang naik secara drastis adalah Pertamina Dex dengan harga Rp 23.900 per liter yang sebelumnya Rp14.500 per liter.
Ada juga jenis Dexlite yang awalnya Rp14.200 per liter naik menjadi Rp 23.600 per liter
Baca juga: SAPI Terjun ke Sumur Dikira Hilang Oleh Pemiliknya di Desa Banyupoh, Evakuasi Tim TRC Berhasil
Pertamax Turbo juga mengalami kenaikan dari yang sebelumnya Rp13.100 per liter menjadi Rp19.400 per liter
Sedangkan jenis bahan bakar lain tidak mengalami kenaikan harga.
Setelahnya, LPG non subsidi juga mengalami kenaikan di beberapa tempat, salah satunya di Bali.
Diketahui hingga saat ini, daerah Denpasar mengalami kenaikan harga yang beragam mulai dari Rp17.000 hingga Rp36.000.
Kenaikan harga LPG ini terjadi pada komoditas LPG non subsidi 5,5 kilogram dan 12 kilogram.
Semula, harga LPG 5,5 kilogram Rp90 ribu kini menjadi Rp107 ribu, naik sebanyak Rp17 ribu.
Sementara untuk LPG 12 kilogram yang awalnya Rp192 ribu kini menjadi Rp228 ribu, naik sebanyak Rp36 ribu.
Baca juga: Delapan Korban Kasus LKSA Ganesha Sevanam Dipindahkan ke Panti, Sebelumnya Dititip di Rumah Aman
Direktur PT. Salimco Djaja Agen LPG Non PSO, Agung Made mengatakan penetapan harga tersebut dari Pertamina langsung yang sudah mulai berlaku per 18 April 2026 kemarin.
"Rata-rata dari customer kaget awalnya kan. Cuma ya namanya perubahan kita harus pakai patokan itu," jelasnya ketika ditemui, Senin 20 April 2026.
Terbaru, harga plastik kresek kini mengalami kenaikan yang sangat fantastis karena meningkat sampai 100 persen.
Hal ini membuat dilema pedagang terutama yang menggunakan kemasan plastik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kenaikan-harga-plastik-mulai-dirasakan-para-pedagang-pasar-di-Bali.jpg)