Berita Bali
DPRD Bali Soroti Ketimpangan Fasilitas Pendidikan dan Celah Aplikasi SPMB
DPRD Bali Soroti Ketimpangan Fasilitas Pendidikan dan Celah Aplikasi SPMB
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Aloisius H Manggol
“Itu kelemahan aplikasi. Makanya harus dilakukan simulasi dan pengujian berkali-kali. Aplikasi itu dibuat manusia, jadi pasti ada kelemahan yang harus dikoreksi,” tuturnya.
Menanggapi catatan tersebut, Kepala Disdikpora Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, menegaskan bahwa SPMB tahun ini dirancang demi melahirkan sumber daya manusia (SDM) Bali yang unggul dan berbasis kearifan lokal, sejalan dengan konsep pembangunan "Nangun Sat Kerthi Loka Bali".
Meski begitu, Wesnawa Punia tidak menampik adanya sejumlah rapor merah dalam potret pendidikan saat ini. Mulai dari overkapasitas rombongan belajar di sekolah negeri tertentu hingga berlakunya sistem giliran belajar (double shift), sementara potensi sekolah swasta terakreditasi justru belum terberdayakan secara optimal.
Ia juga menyoroti miringnya persepsi publik terkait adanya "jalur nonformal" serta ketidakakuratan nilai rapor dalam menggambarkan kemampuan asli siswa di lapangan.
“Seleksi berbasis nilai rapor juga dinilai belum sepenuhnya objektif dalam merepresentasikan kompetensi riil peserta didik. Terdapat disparitas antara nilai administratif rapor dengan hasil Tes Kemampuan Akademik, khususnya pada aspek literasi dan numerasi,” jelas, Wesnawa.
Sebagai bentuk adaptasi terhadap Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025, Disdikpora Bali kini mulai menggeser indikator kelulusan dari yang semula bersifat administratif menjadi berbasis kompetensi.
Di sisi lain, masyarakat diimbau tidak panik. Berdasarkan data proyeksi kelulusan tahun ini, jumlah lulusan SMP/MTs di Bali tercatat berada di angka 56 ribu lebih siswa, sedangkan total daya tampung bangku SMA/SMK (negeri dan swasta) mencapai 94 ribu lebih kursi. Secara matematis, kuota yang tersedia masih sangat longgar untuk menyerap seluruh lulusan yang ada.
| Pasar Wellness Bali Menggeliat, Jaringan Refleksologi Nasional Ekspansi ke Kawasan Strategis Badung |
|
|---|
| BPOM Bongkar Sindikat Obat Ilegal di Bali 173 Ribu Tablet Disita: Yang Belum Pakai, Jangan Pakai |
|
|---|
| Polda Bali Pecat Brigadir Polisi AN, Jadi Gay hingga Terjerat Ujaran Kebencian terhadap Institusi |
|
|---|
| Rapat Paripurna ke-37, DPRD Bali Dorong Inovasi Investasi dan Retribusi Baru Tingkatkan PAD |
|
|---|
| Bali Jadi Capital Padel Asia Tenggara, PBPI Bidik 2 Emas di PON, Minimnya Atlet Putri Jadi Tantangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Komisi-IV-menggelar-kunjungan-kerja-ke-kantor-Dinas-Pendidikan-Kepemudaan-dan-Olahraga.jpg)