Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tribun Bali Award

Target PAD Lampaui 104 Persen, BKPSDM Bali Percepat Layanan Kepegawaian dan Perluas Kemitraan

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Bali mencatatkan berbagai capaian strategis sepanjang setahun terakhir. 

Tayang:
Tribun Bali/ Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami.
BERI KETERANGAN - Kepala BKPSDM Provinsi Bali, I Wayan Budiasa saat ditemui beberapa waktu lalu. Target PAD Lampaui 104 Persen, BKPSDM Bali Percepat Layanan Kepegawaian dan Perluas Kemitraan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Bali mencatatkan berbagai capaian strategis sepanjang setahun terakhir. 

Kinerja positif tersebut mencakup akselerasi efisiensi pelayanan internal pegawai, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melampaui target, hingga ekspansi kemitraan strategis di tingkat nasional.

Kepala BKPSDM Provinsi Bali, I Wayan Budiasa, mengungkapkan bahwa sebagai instansi yang mengemban tugas pokok dan fungsi (tupoksi) utama dalam manajemen kepegawaian mulai dari pengadaan, mutasi, promosi, hingga pemberhentian kinerja BKPSDM mendapatkan respons dan apresiasi yang sangat baik dari para pegawai maupun mitra kerja.

Menurut Budiasa, salah satu indikator keberhasilan yang paling dirasakan langsung oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Bali adalah percepatan proses birokrasi administrasi kepegawaian, seperti pengurusan kenaikan pangkat dan pensiun yang kini selesai sebelum waktunya.

Baca juga: Setiap Ayah Mabuk Melati Selalu Ketakutan, Ayah Kandung Setubuhi Anak di Buleleng Divonis 17 Tahun 

"Untuk yang sampai bulan ini, bulan Mei, proses ini sangat diapresiasi baik oleh teman-teman pegawai khususnya, termasuk mitra kerja. Di mana prosesnya, satu, saat ini lebih cepat selesai,”

“Orang naik pangkat, itu kenaikan pangkat sebelum tanggal 1 April misalnya, mereka sudah bisa mendownload SK kenaikan pangkat,”

“Teman-teman yang akan pensiun, itu juga sudah menerima SK pensiun sebelum waktunya pensiun. SK-nya,”

“Tetapi kan terhitungnya memang mulai pada tepat waktu," kata I Wayan Budiasa pada, Kamis 21 Mei 2026.

Selain peningkatan pelayanan administratif, BKPSDM Provinsi Bali juga menunjukkan performa finansial yang impresif. 

Sebagai salah satu perangkat daerah yang diamanahi mandat sebagai penghasil PAD, lembaga ini berhasil menembus target tahun anggaran 2025 dengan capaian fantastis di atas 104 persen.

"Di luar itu juga, kami kan juga salah satu dari perangkat daerah penghasil PAD. Nah, untuk tahun kemarin, itu melebihi daripada target yang telah ditetapkan,”

“Pada Tahun 2025 Target PAD Rp22.344.507 dan terealisasi Rp23.285.006.508 atau 104,31 persen,”

“Sehingga dengan kerja keras seluruh tim, itu bisa berjalan dengan baik," paparnya.

Baca juga: Fotografer Senior Widnyana Sudibya Berpulang, Sosok yang Abadikan Tradisi Bali Lewat Kamera

Guna memacu motivasi kerja dan menciptakan iklim kompetisi yang sehat di lingkungan kerja pemerintah, BKPSDM Bali saat ini juga tengah menggodok program penghargaan internal terstruktur melalui model Employee of the Month(Pegawai Terbaik Bulan Ini) serta penghargaan ASN Berprestasi.

"Kami juga saat ini juga sedang berproses untuk model Employee of the Month. Jadinya, pegawai terbaik bulan ini,”

“Itu nanti di di masing-masing perangkat daerah, yang menilai kan tentu dari pimpinannya plus juga pimpinan-pimpinan di sana yang memang sering berinteraksi,”

“Di luar itu juga ada ASN berprestasi," terangnya.

Keberhasilan program yang dijalankan BKPSDM Bali rupanya turut dilirik oleh daerah lain di Indonesia. Melalui dua unit pelaksana teknis di bawahnya, yaitu UPTD Pengembangan Sumber Daya Manusia dan UPTD Penilaian Kompetensi Pegawai, BKPSDM Bali kini telah sukses memperluas jangkauan kerja sama kedinasan hingga ke luar Pulau Dewata, termasuk memfasilitasi pelatihan bagi instansi pusat.

"Sampai saat ini kami sudah menjalin mitra kemitraan, terutama dari UPTD yang ada di bawah kami yaitu UPTD Pengembangan Sumber Daya Manusia dan UPTD Penilaian Kompetensi Pegawai,”

“Itu sudah merambah sampai beberapa provinsi lain. Saat ini ada beberapa provinsi; NTB, NTT, Papua juga ini, termasuk untuk kegiatan PKN, Pelatihan Kepemimpinan Tingkat Nasional, di mana peserta itu bahkan termasuk dari kementerian,”

“Dan selama ini, tanggapan atau respons dari mereka, mereka sangat meng-appreciate sekali, memberikan apresiasi bahwasanya BKPSDM bisa memberikan apa yang mereka butuhkan. Dan ini ke depan pun akan saya bangun lebih bagus lagi," tegasnya optimis.

Baca juga: Kejari Buleleng Musnahkan Barang Bukti 71 Perkara, Kasus Narkotika Masih Mendominasi

Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak terlepas dari soliditas tim kerja, yang berkomitmen mengawal kompetensi pegawai bukan hanya pada proses awal dan akhir saja, melainkan secara menyeluruh pada proses di tengah-tengah masa bakti pegawai.

Ketika ditanya mengenai visi dan arah kebijakan strategis organisasi ke depan, Budiasa menekankan pentingnya organisasi untuk terus tumbuh, berkembang, dan peka terhadap pembaruan regulasi eksternal. 

Namun, di balik semua aturan birokrasi tersebut, ia menetapkan sebuah indikator keberhasilan utama yang humanis bagi BKPSDM Bali, yaitu kebahagiaan para pegawai yang dilayani.

"Harapan saya tentu ketika kita bicara organisasi, itu kan harus bertumbuh dan berkembang.,”

“Ketika bertumbuh dan berkembang, tentu kita tidak bisa lepas dari faktor eksternal, di mana terkait dengan regulasi, jadi selalu kita meng-update tentang regulasi itu, bagaimana kita mengeksekusi setiap aturan yang ada, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik,”

“Dan satu hal yang perlu digarisbawahi, tugas BKPSDM adalah memberikan pegawai itu bisa tersenyum,”

“Ketika pegawai sudah tersenyum dan bahagia, paling tidak 99 persen tugas kami itu sudah terwujud," urai Budiasa secara filosofis.

Kepala BKPSDM Provinsi Bali juga memberikan apresiasi khusus terhadap pelaksanaan Tribun Award. 

Menurutnya, ajang penghargaan semacam itu memiliki peran krusial sebagai instrumen evaluasi independen sekaligus pembanding (komparasi) yang sehat guna mendorong performa instansi agar lebih unggul dari kompetitor.

"Saya mengapresiasi pelaksanaan Tribun Award. Itu kan bagian dari memotret, sudah itu dari memotret setelah dipotret kan dinilai. Dari nilai tentu penilaian ini ada komparasinya, ada pembanding,”

“Nah, dengan demikian, yang dibanding-bandingkan ini tentu akan membuat sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya,”

“Atau sesuatu yang lebih bagus daripada kompetitor. Dan ini memacu semangat untuk berkembang menjadi lebih baik dari sebelumnya,”

“Jadi, selamat untuk Tribun Award, itu sebuah agenda yang sangat bagus untuk memacu semua pihak menjadi lebih baik daripada sebelumnya," pungkas Budiasa. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved