Human Interest Story
Kisah Hermanto Tanoko, Anak Penjaga Toko Cat yang Kini Punya Harta Rp89,6 Triliun
Lahir sebagai penantang baru, bisnis ini harus berhadapan langsung dengan raksasa kelas dunia di sektor industri yang sama.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hermanto Tanoko, pendiri sekaligus CEO Moorlife, kini kokoh berdiri sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia.
Forbes mencatat kekayaannya melesat hingga mencapai angka 5,6 miliar dollar AS atau setara dengan Rp89,6 triliun, yang sempat menempatkannya kembali ke dalam daftar elite 10 orang terkaya di Indonesia.
Jauh dari gemerlap harta saat ini, masa lalu pria asal Surabaya ini dipenuhi perjuangan keras sejak kecil, mulai dari ikut menjaga toko cat hingga menjadi pengantar obat gratis untuk memajukan apotek orang tuanya.
Filosofi kerja keras dan ketangguhan masa muda itulah yang kemudian ia bawa ke dalam salah satu lini bisnis jaringannya, Morelife, hingga berhasil menaklukkan pasar nasional dan menembus pasar internasional.
Baca juga: Kisah CEO Malika Jiwaji Ubah Trauma Pandemi COVID Jadi Gerakan Merdeka Run 2026 Di Bali
Dalam acara Bali Champion Conference 2026 yang digelar di Bali, Hermanto menceritakan bagaimana produk wadah makanan dan minuman lokal yang ia lahirkan sejak tahun 2013 ini mampu membalikkan keadaan.
Lahir sebagai penantang baru, bisnis ini harus berhadapan langsung dengan raksasa kelas dunia di sektor industri yang sama.
Namun, pada akhir tahun 2025, ia membuktikan diri mampu memenangkan persaingan ketat tersebut, khususnya di pasar Indonesia.
"Kita harus punya ketangguhan, ya, pantang menyerah. Bagaimana kita yakin dengan kita punya produk, optimis, dan terus memberikan edukasi, memberikan motivasi, dan juga mindset positif, spirit kepada seluruh jaringan," ujar Hermanto dijumpai Tribun Bali di Sanur, Denpasar, pada Jumat 22 Mei 2026.
"Karena ya bersaing dengan perusahaan raksasa dari luar itu kan tidak mudah gitu, ya. Mereka bisa melakukan banyak cara, tidak hanya price war, tapi juga masuk di legal, juga masuk di promosi, ya banyaklah," sambung dia.
"Tapi ya terbukti, kan, setelah bersaing hampir 13 tahun ini, ya, akhirnya kami jadi juaranya, kan. Ini yang harus dibanggakan ini," jabar Hermanto.
Keberhasilan menyalip merek global ini tidak lepas dari keunggulan kualitas yang ditawarkan.
Kata dia, bahwa kekuatan utama Moorlife terletak pada fisik produk yang dirancang lebih tebal dari kompetitor sejenis, bersertifikasi food grade.
Dan memiliki kemampuan kedap udara yang sangat baik untuk menjaga keawetan makanan, termasuk makanan renyah khas Indonesia seperti kerupuk.
Tidak tanggung-tanggung, jaminan kualitas ini diperkuat dengan kebijakan garansi seumur hidup tanpa perlu menunjukkan faktur pembelian.
Jika terjadi kerusakan karena pemakaian, konsumen bisa langsung menukarnya dengan barang yang sama atau yang sejenis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kisah-Hermanto-Tanoko-Anak-Penjaga-Toko-Cat-yang-Kini-Punya-Harta-Rp896-Triliun.jpg)