Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Targetkan Juni-Juli 2026, Bali Siap Distribusikan 50 Ribu Vaksin ASF ke Peternak

Hantaman virus ASF tidak hanya mengancam populasi ternak, tetapi juga bayang-bayang kerugian finansial yang besar

Tayang:
Istimewa
Ilustrasi babi - Targetkan Juni-Juli 2026, Bali Siap Distribusikan 50 Ribu Vaksin ASF ke Peternak 

Skema ini mewajibkan sterilisasi area kandang dari segala potensi pembawa virus, mulai dari manusia, kendaraan mobilitas, peralatan peternakan, pakan, hingga faktor lingkungan.

Langkah konkretnya meliputi pembatasan lalu lintas orang dan kendaraan yang keluar-masuk, penyemprotan disinfektan secara berkala, tata kelola limbah yang benar, hingga pemantauan kesehatan berkala.

“Penerapan Biosecurity sangat efektif apabila dilakukan secara disiplin dan konsisten oleh peternak. Virus ASF dapat menyebar melalui berbagai media, sehingga perlindungan kandang harus dilakukan secara menyeluruh,” tegasnya.

Peternak juga diimbau untuk lebih peka terhadap indikasi klinis ASF, seperti, Demam tinggi pada ternak, Penurunan nafsu makan secara drastis, Kondisi tubuh babi yang lemas, Perubahan warna kulit menjadi kemerahan atau kebiruan dan Kematian mendadak tanpa penyebab yang jelas

Jika tanda-tanda tersebut muncul, peternak diminta segera menghubungi petugas kesehatan hewan agar tindakan penanganan bisa cepat dilakukan.

Peternak juga dilarang keras memasukkan bibit babi baru tanpa kejelasan status kesehatannya, membatasi kunjungan tamu, serta memastikan pakan yang diberikan higienis dan bukan berasal dari sisa makanan (limbah kuliner) yang rawan tercemar virus.

Wayan Sunada berharap kolaborasi yang solid antara pemerintah, tim medis hewan, dan masyarakat peternak dapat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan produktivitas peternakan babi di Pulau Dewata.

“Kami mengimbau seluruh peternak agar tetap tenang namun waspada. Terapkan biosekuriti secara konsisten dan segera laporkan apabila ada gejala penyakit atau kematian tidak normal pada ternak. Dengan kerja sama yang baik, kita berharap kesehatan ternak babi di Bali tetap aman dan produktivitas peternakan masyarakat dapat terus berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved