Ormas di Bali
Kesbangpol Bali Cabut STLO Madas Nusantara, Ini Kata Pengurus
Pemerintah Provinsi Bali melalui Kesbangpol memutuskan untuk mencabut Surat Tanda Lapor Organisasi Kemasyarakatan
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Meski demikian, ia meluruskan bahwa kehadiran mereka tidak berniat untuk tumpang tindih dengan fungsi lembaga adat yang ada.
“Visi kami bukan mengamankan Bali. Kami ingin meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat Madura dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar melalui kegiatan sosial,” ujarnya.
Untuk menentukan arah kebijakan organisasi ke depan, Madas Nusantara memilih bersikap pasif sembari menunggu kejelasan hitam di atas putih dari pihak Kesbangpol Provinsi Bali.
“Kalau memang sudah ada konfirmasi resmi dan kami menerima suratnya, baru nanti kami akan membahas langkah-langkah apa yang perlu dilakukan,” katanya.
Sebagai penutup, Fauzi mengimbau agar semua pihak bisa menyikapi situasi ini dengan kepala dingin.
Ia berharap kedamaian serta keharmonisan hubungan persaudaraan antara krama Bali dan warga Madura yang sudah terjalin lama tidak rusak akibat isu-isu yang berkembang.
“Masyarakat Bali tidak perlu terlalu khawatir terhadap kami. Masyarakat Madura dan Bali punya sejarah hubungan yang sangat baik. Jangan sampai itu dikotori oleh oknum-oknum yang ingin menebar kebencian atau mencari panggung,” ujarnya. (*)
Berita lainnya di Organisasi Masyarakat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kesbangpol-resmi-mencabut-Surat-Tanda-Lapor-Ormas1.jpg)