Hari Raya Galungan
Sehari Sebelum Galungan, Begini Makna Hari Penampahan Besok 16 Juni 2025
Pada Selasa, 16 Juni 2026, Penampahan tidak hanya menyiapkan sarana upacara dan kebutuhan persembahan, tetapi juga menjadi simbol pengendalian diri.
Tidak hanya terkait dengan ritual keagamaan, Penampahan Galungan juga merupakan saat bagi masyarakat Bali untuk membersihkan diri, baik secara fisik maupun spiritual.
Membersihkan rumah, pekarangan, serta tempat-tempat suci adalah bagian dari persiapan menjelang Galungan.
Kegiatan ini memiliki makna simbolis, di mana kebersihan lahiriah melambangkan kesiapan batiniah untuk menyambut hari Galungan, yang dipercaya sebagai momen kemenangan dharma (kebaikan) melawan adharma (kejahatan).
Pada hari Penampahan Galungan, keluarga juga mempersembahkan berbagai banten seperti banten pabyakala dan prayascita .
Tujuan dari persembahan ini adalah untuk memohon maaf serta pembersihan dari segala dosa atau kesalahan yang dilakukan, baik secara sadar maupun tidak sadar, dalam kehidupan sehari-hari.
Persembahan ini dianggap sebagai wujud permohonan agar kehidupan menjadi lebih harmonis, penuh berkah, serta dijauhkan dari berbagai kesulitan.
Selain itu, Penampahan Galungan juga ditandai dengan pembuatan penjor , sebuah tiang bambu yang dihiasi dengan janur, buah-buahan, padi, dan berbagai hiasan lainnya.
Penjor memiliki simbolisasi yang kuat dalam tradisi Bali, sebagai perlambang Gunung Agung , tempat bersemayamnya Bhatara Mahadewa , dewa pelindung dan pemberi kemakmuran.
Pemasangan penjor di depan rumah-rumah merupakan tanda penghormatan dan rasa syukur kepada Sang Pencipta atas berkah dan karunia yang telah diberikan.
Penampahan Galungan termasuk dalam hari penting dalam tradisi Hindu Bali, di mana masyarakat tidak hanya melakukan persiapan fisik untuk menyambut hari Galungan, tetapi juga melakukan berbagai ritual keagamaan untuk menjaga keseimbangan spiritual.
Upacara Bhuta Yadnya, pembuatan penjor, serta membersihkan diri dan lingkungan, semuanya merupakan bagian dari proses penyucian dan perayaan kemenangan dharma atas adharma , yang menjadi inti dari perayaan Galungan itu sendiri.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/babi-rswgvewrg.jpg)